SUMMARY 27 SEPTEMBER 2026
UNIT 25 SESI 1
JUDUL : PERUMPAMAAN TENTANG KERAJAAN ALLAH (MATIUS 13)
PEMBICARA : KAK RONY, KAK GABBY & KAK RAIN

Injil mencatat banyak perumpamaan Yesus. Perumpamaan adalah cerita sederhana yang diceritakan Yesus untuk membantu orang memahami tentang kerajaan Allah. Bagi mereka yang mengerti, setiap perumpamaan mengajarkan sesuatu dan mengungkapkan kebenaran yang dalam dan seringkali misterius tentang kerajaan Allah (Lihat Matius 13:10-15).
Dalam Matius 13:31-33, Yesus menceritakan dua perumpamaan tentang kerajaan Allah. Yang pertama, Dia membandingkan kerajaan Allah dengan biji sesawi. Pada masa itu, benih sesawi merupakan benih terkecil yang ditanam di wilayah tersebut. Walaupun kecil, benih itu dapat menghasilkan pohon tinggi dengan cabang-cabang yang dipakai burung bersarang. Yesus mengajarkan bahwa meskipun kerajaan Allah awalnya kecil—hanya Yesus dan beberapa murid—kerajaan Allah bertumbuh dan menyebar. Kita masih menyaksikan pertumbuhan ini hari ini.
Kemudian Yesus membandingkan kerajaan Allah dengan ragi, yang dicampur dengan tepung. Ragi akan menyebabkan adonan yang padat mengembang. Kerajaan Allah tumbuh dengan cara yang sama, bergerak ke seluruh dunia dan mengubah kehidupan.

Kemudian, dalam perumpamaan tentang harta terpendam dan mutiara yang tak ternilai, Yesus mengajarkan tentang nilai kerajaan Allah. Seorang pria menemukan harta karun yang terkubur di sebuah ladang dan menjual semua yang dia miliki untuk membeli ladang itu. Seorang pedagang, menemukan mutiara yang tak ternilai, menjual semua yang dia miliki untuk membelinya. Yesus mengajarkan bahwa kerajaan surga begitu berharga, maka adalah bijaksana bila menyerahkan segalanya untuk memilikinya. Yesus menekankan kebenaran ini dalam perjumpaan-Nya dengan orang muda yang kaya (Lihat Matius 19:16-22)
Saat Anda mengajar anak-anak, bantu mereka mulai memahami kebenaran tentang kerajaan Allah. Kerajaan Allah sedang bertumbuh di dunia. Kerajaan ini berharga dan layak untuk dikejar. Sementara kita menunggu Yesus kembali dan mendirikan kerajaan-Nya secara sempurna, kita melakukan misi memberitahu orang lain tentang Raja Yesus, yang menyelamatkan orang berdosa.

POIN DISKUSI BAGI KELUARGA:
1. Yesus mengumpamakan Kerajaan Allah dengan orang yang menanam biji sesawi di ladangnya. Pada masa itu, benih sesawi merupakan benih terkecil yang ditanam di wilayah tersebut. Walaupun kecil, benih itu dapat menghasilkan pohon tinggi dengan cabang-cabang yang dipakai burung bersarang. Bagaimana Yesus membandingkan hal itu dengan Kerajaan Allah? Yesus mengajarkan bahwa meskipun kerajaan Allah awalnya kecil—hanya Yesus dan beberapa murid—kerajaan Allah bertumbuh dan menyebar hingga memenuhi seluruh bumi. Seperti biji sesawi yang tumbuh menjadi pohon yang memberi perlindungan bagi banyak hewan, kerajaan Allah terus tumbuh dan menjadi tempat perlindungan bagi setiap orang yang percaya kepada Yesus.)
2. Kemudian Yesus membandingkan kerajaan Allah dengan ragi, yang dicampur dengan tepung. Ragi akan menyebabkan adonan yang padat mengembang. . Bagaimana Yesus membandingkan hal itu dengan Kerajaan Allah? (Kerajaan Allah tumbuh dengan cara yang sama, bergerak ke seluruh dunia, dan mengubah kehidupan.)
3. Kemudian, dalam perumpamaan tentang harta terpendam dan mutiara yang tak ternilai, Yesus mengajarkan tentang nilai kerajaan Allah. Seorang pria menemukan harta karun yang terkubur di sebuah ladang dan menjual semua yang dia miliki untuk membeli ladang itu. Seorang pedagang, menemukan mutiara yang tak ternilai, menjual semua yang dia miliki untuk membelinya. Bagaimana Yesus membandingkan hal itu dengan Kerajaan Allah ? (Yesus mengajarkan bahwa kerajaan surga begitu berharga, maka adalah bijaksana bila menyerahkan segalanya untuk memilikinya.)
4. Pertanyaan Gambar Besar mengajarkan bahwa ketika manusia berdosa, Allah tidak membuang kita. Dengan mengutus Yesus untuk mengalahkan dosa, Allah sedang mengerjakan rencana-Nya untuk memulihkan seluruh bumi. Karena Yesus, Kerajaan Allah tumbuh seperti biji sesawi dan berharga seperti Mutiara.
❖ Bagaimana cara Allah memelihara ciptaan-Nya? (How does God care for His creation?)
❖ Jawaban : Allah mengasihi dan memerintah ciptaan-Nya sesuai dengan rencana-Nya yang sempurna. (God loves and rules over His creation according to His perfect plan.)
5. Kita akan menghafalkan ayat kunci yang mengajar bahwa sebelum percaya kepada Yesus, kita semua ada dalam kegelapan dosa sehingga tidak dapat mengenal dan mengasihi Allah. Puji Tuhan, Allah menyelamatkan kita melalui Yesus, dan membawa kita masuk kerajaan Yesus. Di dalam Yesus, kita dapat mengasihi dan menaati Allah.
AYAT KUNCI HAFALAN:

Kolose 1:13 (VMD) Allah telah membebaskan kita dari kuasa kegelapan dan membawa kita ke dalam Kerajaan Anak yang dikasihi-Nya.
Colossians 1:13 (ERV) God made us free from the power of darkness. And He brought us into the kingdom of His dear Son.