O Roh Kudus, Ajar Kami

O Roh Kudus Ajar Kami adalah modern hymn yang ditulis oleh Stefanie Limanputri. Hymn ini berisi pengakuan akan karya Allah Roh Kudus yang selalu menuntun kita kepada Firman. Hymn ini juga mengingatkan bahwa tanpa karya Allah Roh Kudus kita akan terus mengikuti keinginan hati kita yang keras dan berdosa ini. Allah Roh Kuduslah yang memperbaharui hati, dan menuntun kita dalam pertobatan. Biarlah hymn ini membuat kita menyadari dan mengucap syukur atas karya Allah Roh Kudus yang setia dan terus menyertai seluruh kehidupan kita. Amin
  

Words and music by Stefanie LimanputriArranged: Renardi EffendiTahun Rilis : 2022 https://youtu.be/apgMBTcU_Uw  O Roh Kudus, Ajar Kami:
 Verse 1O Roh Kudus, tolong kami,Sinari setiap hati,T'rangi dengan kebenaran,Injil yang meny'lamatkan!Tuntun kami lewat Firman,Yang Bapa t'lah nyatakan,Yang t'lah digenapi Kristus!Ajar kami, Roh Kudus ChorusAmin... Amin...Amin... Amin...O Roh Kudus, ajar kami,Firman-Mu ya dan amin
 Verse 2O Roh Kudus, perbarui,Seluruh hidup kami!Lembutkan kerasnya hati,Dan rendahkan yang tinggi,Hidup baru Kau hembuskan,Yang ragu, Kau b'ri iman,Nafas Allah, b'ri anug'rah,Kau yang sanggup mengubah Verse 3O Roh Kudus, Kau sucikan,Bak emas dimurnikan,Biarlah api yang menguji,Berbuah iman sejati!Bentuk makin s'rupa Kristus!Kejar apa yang kudus,Dan jadi terang di bumi,Sampai Dia datang lagi

Christ Is Our Hope In Life And Death

Christ Our Hope in Life and Death adalah modern hymn yang ditulis oleh sekelompok penulis lagu dari Getty Music. Hymn ini mengingatkan kita semua bahwa kematian adalah hal yang tidak terelakkan untuk dialami oleh semua orang. Namun sukacita dan pengharapan bagi kita, orang-orang percaya, karena Kristus memberikan kita keyakinan akan masa depan di dalam Dia. Kristus hidup, dan telah menaklukkan maut untuk selama-lamanya. Itulah yang menjadi kepastian pengharapan yang telah kita terima, bahwa hanya di dalam Kristuslah rasa aman kita. Biarlah pujian ini boleh mengkalibrasi hati dan mengingatkan kita semua bahwa Kristuslah satu-satunya harapan di dalam hidup ini, bahkan sampai kematian kita kelak. Amin.
 

Words and music by Keith Getty, Matt Boswell, Jordan Kauflin, Matt Merker, Matt PapaTahun Rilis : 2020Lyrics Translated by Gibeon Worship


https://youtu.be/pDPQTDSTuPo

 Christ is Our Hope in Life and Death versi Indonesia: Verse 1Siapakah harapan kita?Kristuslah jawabnyaApa yang yakinkan kita?Jiwa kita milik-Nya Sang pemegang kehidupan?Yang firman-Nya takkan gagal?Siapa yang menopang kita?Kasih Kristus, yang setia. ChorusNyanyi Haleluya,Harapan yang kekalNyanyi HaleluyaSelamanya berseruKristus harapan kita Verse 2Apa yang tenangkan jiwa?Tuhan baik, Tuhan baikDi manakah anugrah-Nya?Dalam darah Penebus Yang kuatkan iman kita?Yang berkuasa atas badai?Siapa tuntun kita pulang?Kristuslah Batu karang Verse 3Apa lagu ajal kita?Dia hidup; Dia hidup!Yang tunggu kita di surga?S’lamanya bersama Dia Saat kita jumpa TuhanDosa dan maut kan bertelutKita bersuka s’nantiasaDengan Kristus, selamanya!

My Worth Is Not In What I Own

My Worth Is Not in what I Own adalah modern hymn yang ditulis pasangan suami istri Keith & Kristyn Getty dan Graham Kendrick. Hymn ini memiliki makna Injil yang sangat dalam karena sebagai orang yang sudah ditebus oleh Tuhan kita sering kali mencari arti kehidupan dan menaruh nilai diri kita kepada pencapaian diri dan apa yang kita punya. Kita lupa bahwa nilai hidup dan Identitas kita yang sejati ditemukan hanya di dalam Kristus. Gibeon Worship diberkati dengan hymn ini dan menerjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia supaya lagu ini bisa menjadi berkat bagi lebih banyak orang. Kiranya lagu ini mengingatkan kita, agar kita melihat karya Tuhan Yesus yang sempurna bagi kita dan bisa menemukan nilai diri dan identitas kita yang sejati hanya di dalam Kristus.

 
Words and music by Keith & Kristyn Getty, Graham KendrickAlbum : The Greengrass SessionTahun Rilis : 2014Lyrics Translated by Gibeon Worship https://youtu.be/P_zhywUb-Dg
 
Apalah arti hidupku?Bukan pada kekuatankuNamun di tubuh luka-NyaDi salib. Bukan di kuat gagahkuAtau pun kebanggaankuNamun di dalam darah-NyaDi salib. ChorusBersuka kan Penebusku,Dialah harta, hasrat jiwakuPercaya hanya pada-NyaPuas yang sempurna, dalam Kristus  S’perti bunga cepat sirnaDunia tawarkan yang fanaHidup kekal panggil kitaDi salib. Takkan bangga kan kuatku,Dan s’mua keterbatasankuKu bermegah karna KristusDi salib. Dua makna kusadariHarga dan kehinaankuLunas diriku ditebusDi salib

It Is Well With My Soul (Tenanglah Jiwaku)

Hymn berjudul It is Well With My Soul ditulis oleh Horatio Spafford seorang pengacara dan pengusaha real estate dari Chicago. Spafford memiliki 1 anak lak-laki dan 4 anak perempuan. Pada tahun 1870, Spafford kehilangan anak laki-lakinya karena penyakit demam berdarah. Satu tahun kemudian, kebakaran besar di Chicago membakar habis hampir seluruh assets propertinya. Spafford dan keluarganya merencanakan perjalanan ke Eropa bersama istri nya dan ke-empat putrinya. Namun karena Spafford harus menyelesaikan beberapa urusan, akhirnya istri dan ke-empat anak perempuannya berlayar lebih dulu. Di dalam perjalanan, kapal yang membawa istri dan anak-anak Spafford mengalami kecelakaan, dan tenggelam. Sebuah pesan dari istrinya yang selamat mengatakan bahwa ke-empat anak perempuan mereka tidak selamat. Dalam dukacita dan kesedihan Spafford berlayar untuk menemui istrinya, di tengah perjalanan tersebut kapten kapal menunjukkan lokasi di mana kapal yang ditumpangi istri dan ke-empat putrinya tenggelam. Dia merenung semua tragedi yang terjadi kepada keluarganya, dan dalam keadaan hati yang hancur Spaffrod mulai menuliskan hymn ini, “It is Well With My Soul”. Sungguh sebuah kisah iman yang indah dan meneguhkan. Hymn “It is Well With My Soul” diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia dan masuk ke dalam KPPK (Kidung Puji-Pujian Kristen) No. 328 dengan judul “Tenanglah Jiwaku”. Hymn ini mengajak kita untuk terus menyadari bahwa Tuhan selalui menyertai kita di dalam setiap musim hidup kita. Dukacita dan kesengsaraan bisa datang dan membuat kita terpuruk, bahkan melupakan kebaikan dan janji Tuhan.  Seringkali kita lupa, bahwa dukacita dan kesengsaraan di dalam dunia ini hanyalah sementara. Kiranya hymn ini bisa menguatkan dan  mengingatkan kita bahwa ada pengharapan kekal dan sukacita abadi yang diberikan bagi kita yang percaya kepada Yesus Kristus Tuhan kita.

 
Words by Horatio SpaffordYear: 1871

https://www.youtube.com/watch?v=JREPt8FRFuk
 Verse 1:SEWAKTU HIDUPKUTENANG DAN AMANATAUPUN SUSAH MENIMPAS'TIAP MUSIM HIDUPTUHAN YANG MENUNTUNTENANGLAH, TENANGLAH JIWAKU Verse 2:BETAPA MULIA, ANUG'RAH KASIH-MUKAU TEBUS S’LURUH DOSAKUDITANGGUNG KALVARI'TUK BEBASKANKUPUJI DIA, PUJI DIA, JIWAKU Chorus:TENANGLAH JIWAKUTENANGLAH, TENANGLAH JIWAKUTENANGLAH JIWAKUTENANGLAH, TENANGLAH JIWAKU Verse 3:WALAUPUN, KEG’LAPAN DATANG MENYERANGKUIMANKU TETAP DAN TEGUHADA TUHAN YANG MENYELAMATKANKUDARAHNYA, YANG MENEBUSKANKU Verse 4:DATANGLAH SEGERA, TUHANKU DATANGLAHAGAR NYATALAH IMANKUDAN SANGKAKALA MENYAMBUT DATANGNYATENANGLAH, TENANGLAH JIWAKU Bridge:ENGKAULAH BATU KARANGKUKUKAN BERDIRI TEGUHHARAPANKU AMAN DALAM-MUTENANGLAH JIWAKU

Take My Life and Let It be

Hymn Take my Life and Let it be ditulis oleh Frances R. Havergal pada tahun 1874 yang sebelumnya adalah seorang penyanyi terkenal dan sering bernyanyi untuk orkestra yang besar. Berlatar belakang seorang putri pendeta, Frances mulai menyerahkan seluruh hidupnya kepada Tuhan, ketika dia mendoakan beberapa orang dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan. Sejak saat itu dia menemukan panggilan dalam hidupnya dan mulai menuliskan hymn ini. Setiap Lirik dan bait di dalam hymn ini merefleksikan perjalanan imannya dengan Tuhan. Sebagaimana dia menuliskan “Take my silver and my gold”, dia membuat sebuah keputusan untuk mendonasikan seluruh koleksi perhiasannya demi misi penginjilan. Hymn ini masuk dalam Kidung Jemaat No. 365 setelah diterjemahkan oleh Yamuger ( Yayasan Musik Gereja ) pada tahun 1983 dengan 
Judul “Tuhan, Ambil Hidupku“. Hymn ini mengajak kita untuk kembali menyadari bahwa seluruh hidup kita adalah milik Tuhan. Tuhanlah yang menebus hidup kita dan menjadikan kita umat kepunyaanNya. Kita adalah orang-orang yang terus dikuduskan di dalam Dia. Sebagai umat tebusan Allah, kita perlu mengingat bahwa hidup kita adalah sarana bagi Pengabaran Injil Yesus Kristus dan untuk kemuliaan Tuhan. Soli Deo Gloria

  Words by Frances R. HavergalYear : 1874Translate by Yamuger ( Yayasan Musik Gereja ) 1984


https://youtu.be/zYNi8Xs_7dQ

 Verse 1:Tuhan pakai hidupkuDan kuduskan bagiMuPakai juga waktukuMemuliakan namaMuMemuliakan namaMu Verse 2:Tuhan pakai tangankuMelakukan kasihMuJuga perbuatankuBerkenan kepadaMuBerkenan kepadaMu Chorus:Pakailah hidupkuPakailah hidupku bagimu Verse 3:Tuhan pakai suarakuMemuliakan namaMuJuga tutur katakuMemb'ritakan FirmanMuMemb'ritakan FirmanMu Verse 4:Harta kekayaankuMemuliakan namaMuDengan pekerjaankuMengabarkan InjilMuMengabarkan InjilMu Verse 5:Jadilah kehendakMuMakin nyata bagikuKuduskanlah hatikuLayak jadi baitMuLayak jadi baitMu

The Love of the Father

The Love of The Father ditulis dan diaransemen oleh James Ferguson & Rich Thompson. Lagu ini berisi Pujian dan pengagungan akan betapa besarnya kasih dan kesetiaan Tuhan, yang ditunjukkan dan dibayar dengan mahal melalui Karya Salib Yesus Kristus. Karena penebusanNya kita memperoleh anugerah. Sehingga kita disebut sebagai anak-anakNya yang memiliki pengharapan kekal. Dan akhirnya kita akan kembali kepada Bapa dan bersama-sama dengan Dia sampai selama-lamanya.

 

Artist: CityAlightWords & Music by: James Ferguson & Rich ThompsonTahun Rilis : 2014Lyrics translated by Gibeon Worship
https://youtu.be/Z-mtTn03KoQ


Verse 1:Angkat suaramu naikkan pujianMari nyatakan betapa ajaibnyaKesetiaan-Nya s’lamanya Verse 2:Nyanyi kem'nangan, harapan duniaKristus t’lah bangkit, Roh Kudus bawa kita…Dalam kasih kekal-Nya Chorus:Oh, Kita sungguh umat-NyaYang t’lah bebas, penuh harapanBetapa besar kasih Bapa Verse 3Dari keg’lapan masuk dalam t’rangKu t’lah ditebus oleh darah-NyaJadi milik Kristus s’lamanya Bridge:Kamilah anak Anug’rahYang s’karang merdekaDibayar dengan mahalInilah, Kasih-Nya Saat Bapa panggil pulangPandang Dia di takhta-NyaSatu suara memujaInilah, Kasih-Nya

Yet Not I But Through Christ In Me

Lagu Yet Not I But Through Christ In Me ditulis dan diaransemen oleh Jonny Robinson, Rich Thompson & Michael Farren. Lagu ini mengingatkan kita bahwa Kristus adalah Anugerah yang terbesar yang diberikan bagi kita, Karena Kristus kita memiliki bagian di dalam kekekalan bersama-sama dengan Bapa. Lagu ini juga menuntun pada perenungaan dan ucapan syukur bahwa kita telah diselamatkan dari kemaatian kekal karena Dosa. Biarlah kita terus menerus mengikut Dia,  satu-satunya harapan kita yang sejati yaitu Yesus Kristus Tuhan dan Juru selamat Kita.

  Artist : CityAlightWords & Music by: Jonny Robinson, Rich Thompson & Michael FarrenTahun Rilis : 2018

https://www.youtube.com/watch?v=zVG-QoboNms

Verse 1: 
Sungguh besar Anug'rah dalam yesus 
Kasih Surga yang tak tertandingi 
Sukacita keb'naran yang bebaskan 

Kasih sempurna damai yang kekal 
Harapanku hanyalah pada Yesus 
Hidupku berpaut pada-Nya 
Oh betapa indah dan mulia bagianku 
Kar'na Dia Kristus dalamku 

Verse 2: 
Dalam kelam 'ku tak pernah sendiri
Dipihakku sang Peny'lamat serta 
Dalam kekurangan 'ku sukacita 
S'bab kuasa-Nya sempurna dalamku

'Ku tak takut kar'na Dia gembalaku
Dalam lembah Dia yang pimpinku 
Oh maut dan sengsara, tlah dikalahkan 
Kar'na Dia Kristus dalamku 

Verse 3:
Di dalam Dia, 
yang tanggung s'mua dosaku 
Yesus yang pegang hari esokku 
Darah-Nya yang tercurah ampuniku 
Dia bangkit 'tuk mengalahkan maut 

Ku percaya Dia kalahkan dosaku 
Sekarang dan tuk selamanya 
Oh betapa heran ku t'lah dibebaskan 
Kar'na Dia Kristus dalamku 

Verse 4: 
S'tiap nafasku, 
'ku mau serta Yesus 
Janji-Nya yang membuatku teguh 
Setiap hari Kasih-Nya pulihkanku 
Sampai nanti 'ku dipanggil pulang 

Chorus:
Harapanku hanyalah pada Yesus 
Kemuliaan hanya pada-Nya 
Saat usai nanti, 
'ku 'kan t'rus bernyanyi 
Kar'na Dia Kristus dalamku

Come Thou Fount (datanglah, ya sumber rahmat)

Come Thou Fount of Every blessing adalah hymn yang ditulis dan digubah oleh Robert Robinson  dan Martin Madan pada tahun 1758-1760. YAMUGER (Yayasan Musik Gereja di Indonesia) menterjemahkannya kedalam Bahasa Indonesia sehingga hymn ini masuk kedalam Kidung Jemaat No.240. Hymn berisi pengagungan kepada Tuhan dan ucapan syukur yang dalam akan karya Penebusan Yesus Kristus. Hymn ini juga mengingatkan bahwa hati kita yang sesat dan berdosa ini perlu untuk terus menerus diselaraskan dengan Salib Kristus dan Karya PenebusanNya yang dilakukan bagi kita. Kami berdoa supaya hymn ini menjadi berkat bagi banyak orang dan menuntun kita kepada perenungan yang dalam akan Kasih dan Anugerah Tuhan.
 

Words and music by: Robert Robinson  dan Martin Madan
Tahun Rilis  : 1760 
Lyrics Translated by Yayasan Musik Gereja di Indonesia ( YAMUGER )

https://youtu.be/bVBaM9-rE38


Verse 1:Datanglah, ya sumber rahmatselaraskan hatikumenyanyikan kasih s'lamatyang tak kunjung berhentiAjarku pujian indahgita bala sorgaMuKan ku puji gunung kokohgunung pengasihanMu Verse 2:Hingga kini 'ku selamatdengan kuat yang Kaub'riAnugrahMu menopangkusampai di neg'ri kekalYesus cari akan akuSaat ku dalam dosaUntuk membela dirikudipikulNya salib b'rat Verse 3:Tiap hari 'ku berhutangpada kasih abadiIkat hatiku yang sesatdengan rahmat tak henti'Ku dipikat oleh duniameninggalkan kasihMuinilah hatiku, Tuhanmeteraikan bagiMu! Verse 4:Ku sesat dalam keg’lapanKau datang s'lamatkankuKu terikat dalam dosaKasihMu bebaskankuS'karang jiwaku memujiHatiku Kau milikiAnug'rahMu bersamakuSampai akhir hidupku Bridge:Above all else, I adore Your nameAbove all else, tune my heart to sing Your praise

Ku Berbahagia (Blessed Assurance)

Hymn Ku Berbahagia (Blessed Assurance) ditulis oleh penulis kidung tuna netra bernama Fanny Crosby dengan musik yang ditulis oleh Phoebe Knapp pada tahun 1873. Fanny Crosby lahir di Southeast, New York pada 24 Maret 1820. Fanny menderita infeksi mata yang sebenarnya tidak terlalu parah, namun karena keteledoran dokter, iapun akhirnya buta. Tidak lama setelah itu, ayah Fanny sakit dan akhirnya meninggal. Sementara ibunya menjadi janda pada umur 21 tahun dan bekerja sebagai pembantu rumah tangga,  sehingga Fanny dititipkan kepada neneknya. Neneknya memberikan banyak pengajaran tentang iman kepada Kristus.Kontras dengan latar belakangnya yang memilukan. Fanny Crosby pernah mengatakan "Jika aku punya sebuah pilihan, aku akan tetap memilih untuk tetap buta karena ketika aku mati, wajah pertama yang akan kulihat adalah wajah Juru selamatku." Pernyataan iman yang luar biasa dari seorang buta, yang tetap bersyukur atas apa yang terjadi dalam hidupnya. Bahkan Fanny Crosby menulis 8000 hymn tentang Tuhan, yang menjadi wujud perjalanan imannya bersama dengan TuhanSalah satu hymn yang pernah ditulis Fanny Crosby dan popular di antara kita adalah Blessed Assurance yang diterjemahkan oleh Yayasan Musik Gereja ke dalam Bahasa Indonesia dan masuk kedalam Kidung Jemaat dengan judul Ku Berbahagia. Gibeon Worship sangat diberkati dengan hymn ini karena berisi Pujian dan pengagungan yang indah kepada Tuhan kita Yesus Kristus. Lagu ini juga mengingatkan kita bahwa kasihNya selalu beserta kita sehingga kita memiliki pengharapan yang kekal kepada Tuhan. Karena kita adalah milikNya dan Dialah harta abadi kita yang paling berharga. 
 
Words by: Fanny Crosby
Music by   : Phoebe Knapp 

https://www.youtube.com/watch?v=Z0m5oLXgjhQ

Verse 1.Ku berbahagia yakin teguhYesus abadi kepunyaankuAku warisNya ku ditebusciptaan baru Rohul kudus ChorusAku bernyanyi bahagia memuji Yesus selamanya.Aku bernyanyi bahagia memuji Yesus selamanya. Verse 2.Pasrah sempurna nikmat penuhsuka sorgawi melimpahikuLagu malaikat amat merdukasih dan rahmat besertaku. Verse 3.Aku serahkan diri penuhdalam Tuhanku hatiku teduh.Sambil menyongsong kembaliNya,ku diliputi anugerah.




 

Ancient of Days

Lagu 'Ancient of Days' ditulis dan diaransemen oleh Jonny Robinson & Rich Thompson, Michael Farren & Jesse Reeves  dan dirilis pada tahun 2018. Gibeon Worship sangat diberkati dengan pujian ini karena berisi pengagungan akan kebesaran Tuhan dan juga memiliki lirik refleksi yang menuliskan relevansi kebesaran Tuhan dengan pergumulan kita sehari-hari. Sehingga kita bisa dikuatkan menghadapi pergumulan di dalam hidup dan memiliki pengharapan yang kekal kepada Allah Tritunggal.

 
Words and music by: Jonny Robinson & Rich Thompson, Michael Farren & Jesse Reeves
Artis   : CityALight  
Tahun Rilis  : 2018  
Lyrics Translated by Gibeon Worship
 
https://www.youtube.com/watch?v=PgsyUEptzvQ
 Meski s’mua bangsaDan K’rajaan runtuhTuhan lah RajaAtas s’galanya Ku tak’kan goyahAtas keb’naranDia Allahku Bapa yang Kekal Chorus:Dia yang awal dan yang akhirBerkuasa s’tiap jamanS’bab TahtaNya akan tetap berdiriS’gala kuasa kemuliaanKupercaya namaNyaSbab Allahku Bapa yang kekal Verse 2Meski malam k’lamMelampaui kuDia bersamakuMenyertaiku KasihNya pastiDia mengenalkuSbab Allahku Bapa yang kekal Verse 3Meski ku tak tauKan hari esokKu kan menantiSang Juru S’lamat Suatu hari k’lakKu bersama DiaDihadapan Bapa yang kekal