Yesus Dibaptis

Kids Sermon Recap

SUMMARY 3 MEI 2026
UNIT 20 SESI 1
JUDUL                        : YESUS DIBAPTIS
PEMBICARA             : KAK MAVERICK, KAK YENNI, KAK PAOLINE

Putra Zakharia, Yohanes, tinggal di padang gurun. Pelayanannya dimulai ketika firman Allah datang kepadan1a, dan dia mulai berkhotbah di dekat Sungai Yordan. Yohanes datang untuk mempersiapkan orang-orang bagi kedatangan Yesus, menggenapi nubuatan Perjanjian Lama, “Ada suara yang berseru-seru: “Persiapkanlah jalan di padang gurun” (Yes. 40:3a).

Yohanes menyerukan agar orang-orang bertobat dari dosa, dan dia membaptis mereka di Sungai Yordan. Yohanes juga menginstruksikan orang-orang untuk hidup benar (Lihat Lukas 3:10-14).

Beberapa orang menduga bahwa Yohanes mungkin adalah Mesias, tetapi Yohanes berkata, “Ia yang lebih berkuasa dari padaku akan datang” (Luk. 3:16). Sebelum pelayanan-Nya dimulai, Yesus datang dari Galilea untuk dibaptis oleh Yohanes di Sungai Yordan. Yohanes memanggil orang-orang untuk dibaptis sebagai tanda pertobatan, tetapi Yesus tidak pernah berdosa (lihat Ibr. 4:15; 2 Kor. 5:21), jadi mengapa Yesus datang untuk dibaptis? Yohanes tahu hal ini, jadi dia berkata, “Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?”(Mat. 3:14).

Ada banyak tafsiran tentang mengapa tepatnya Yesus dibaptis. Mungkin Dia menegaskan pekerjaan Yohanes. Mungkin Dia mengidentifikasi diri-Nya dengan orang-orang berdosa atau menunjukkan kepada mereka bagaimana mereka akan diselamatkan—melalui kematian, penguburan, dan kebangkitan-Nya. Yesus menjawab Yohanes, “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah” (Mat. 3:15). Yesus menaati Allah sepenuhnya, dan Allah dengan jelas menegaskan status Anak-Nya.


Sewaktu Anda mengajar, berikan waktu bagi anak-anak untuk mereka bertanya tentang pertobatan, keselamatan, dan pembaptisan. Tekankan bahwa baptisan tidak menyelamatkan kita; baptisan adalah cara kita menunjukkan bahwa kita telah diselamatkan. Yesus tidak pernah berbuat dosa, tetapi Dia menaati Allah dan dibaptis seperti orang berdosa yang mengakui dosa mereka. Baptisan mengingatkan kita akan kematian dan kebangkitan Yesus. Baptisan mengingatkan kita bahwa ketika kita percaya kepada Yesus, kita berbalik dari dosa dan memulai hidup baru—hidup untuk Yesus.

POIN DISKUSI  BAGI KELUARGA:

  1. Yohanes menyerukan agar orang-orang bertobat dari dosa. Mengapa Yohanes ingin orang-orang siap untuk bertemu dan mendengarkan Yesus? (karena Yohanes tahu bahwa Yesus adalah yang paling penting! Yesus akan membawa manusia kembali kepada Allah)
  2. Mengapa Yesus minta agar Yohanes membaptis Dia? (Yesus dibaptis untuk menaati rencana Bapa. Baptisan Yesus menyatakan bahwa Dia adalah Anak Allah yang datang ke dunia dan menjadikan Diri-Nya sama dengan orang berdosa. Yesus tidak pernah berbuat dosa, tetapi Dia menaati Allah dan dibaptis seperti orang berdosa yang mengakui dosa mereka.)
  3. Mengapa Allah memerintahkan agar orang percaya dibaptis? (Kita dibaptis karena kita telah diselamatkan, bukan untuk diselamatkan. Baptisan itu penting, karena itu adalah simbol tentang apa yang telah Yesus lakukan: Masuk ke dalam air dan keluar kembali adalah simbol dari penguburan dan kebangkitan Yesus. Alkitab mengajarkan bahwa waktu kita percaya kepada Yesus berarti kita “mati” untuk kehidupan lama kita dan dibangkitkan untuk hidup sebagai ciptaan baru)
  4. Ajak anak Anda menghafal dan memahami Pertanyaan Gambar Besar :
  • Mengapa Yesus menjadi manusia? (Why did Jesus become human?)
  • Jawaban : Yesus menjadi manusia untuk menaati rencana Bapa-Nya dan menyelamatkan orang berdosa. (Jesus became human to obey His Father’s plan and rescue sinners). 
  1. Ayat kunci kita adalah perkataan Yohanes Pembaptis. “Ia” dalam ayat ini adalah Yesus. Yohanes Pembaptis berkata bahwa bukan dia, tetapi Yesus yang terpenting! Tugasnya hanyalah mempersiapkan orang-orang bagi kedatangan Yesus. Yohanes ingin agar Yesus mendapatkan kemuliaan dan perhatian yang layak Dia terima.

AYAT KUNCI HAFALAN 

Yohanes 3:30 (TB) Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.

John 3:30 (ESV) He must increase, but I must decrease.