The Church Is United In The Essentials

✨ The Church Is United Under Godly Leaders ✨

πŸ“– Ayat Bacaan: 2 Timotius 2:1–13

πŸ“ Ringkasan Khotbah:

Setiap orang sedang memberi pengaruh kepada orang lain. Paulus mengingatkan Timotius bahwa yang harus diteruskan kepada generasi berikutnya bukanlah diri kita, melainkan Injil. Karena itu, sebelum meneruskan Injil kepada orang lain, kita sendiri harus terus hidup dari kasih karunia Kristus. Kita tidak bisa meneruskan Injil kalau kita berhenti hidup dari Injil.

 

Mengikut Kristus juga menuntut ketekunan, bukan kenyamanan. Paulus menggambarkan seorang tentara, atlet, dan petani untuk menunjukkan bahwa hidup sebagai murid Kristus membutuhkan fokus, disiplin, dan kesetiaan. Namun pengharapan kita bukan pada kemampuan atau kesetiaan kita, melainkan pada Kristus yang tetap setia.

πŸ€” Pertanyaan Reflektif:

1. Siapa yang paling berpengaruh dalam pertumbuhan iman saya, dan bagaimana ia menolong saya mengenal Tuhan?

  (Tips Respons πŸ’‘: Ajak anak Anda bersyukur atas orang-orang yang Tuhan pakai, sekaligus melihat pentingnya menjadi teladan bagi orang lain.)

 

2. Bagian apa yang paling sulit dari hidup sebagai orang Kristen saat ini?

  (Tips Respons πŸ’‘: Ingatkan bahwa mengikut Kristus memang tidak selalu mudah, tetapi Tuhan memberi kasih karunia untuk tetap setia.)

✝️ GOSPEL CONNECTION:

Di kayu salib, Yesus tetap taat kepada Bapa sampai akhir, supaya orang-orang yang tidak setia seperti kita menerima kasih karunia sebagai anak-anak Allah. Karena Kristus telah bangkit dan tetap setia pada janji-Nya, kita memiliki pengharapan untuk tetap setia mengikut Dia. Kita mungkin berkali-kali gagal memegang Kristus, tetapi Kristus tidak pernah gagal memegang kita.

πŸ™ŒπŸΌ Sebagai Gospel People, kita…

1. Hidup dari kasih karunia setiap hari, bukan dari kekuatan sendiri.

2. Tetap setia mengikut Kristus, sekalipun tidak selalu mudah.

3. Menjadi pembawa pengaruh Injil di mana pun Tuhan menempatkan kita.