✨Fallen but Not Forgotten✨
📖 Ayat Bacaan: 2 Samuel 11
📝 Ringkasan Khotbah:
Kisah kejatuhan Raja Daud mengingatkan kita bahwa dosa sering kali dimulai bukan dari perbuatan besar, tetapi dari ketika seseorang tidak berada di tempat yang seharusnya. Saat Daud memilih tinggal, lengah, dan tidak berjaga-jaga, perlahan masuk dimulai dari melihat, mengingini, lalu mengambil.
Kisah ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak pernah berhenti bekerja, bahkan ketika umat-Nya jatuh begitu dalam. Dari kegagalan Daud, Tuhan tetap meneruskan rencana keselamatan-Nya. Melalui garis keluarga yang penuh dosa, Tuhan menghadirkan Sang Juruselamat.

🤔 Pertanyaan Reflektif:
1. Apa situasi, tempat/platform yang paling sering menyeretmu jatuh dalam dosa? (Tips Respons💡: Bantu anak Anda menyadari bahwa Tuhan rindu menolong mereka untuk berwaspada terhadap godaan dosa.)
2. Di area mana kamu paling sering mencari “pelarian” saat capek, bosan, atau overthinking? (Tips Respons💡: Ingatkan anak Anda bahwa hanya Tuhan yang sanggup memberi kelegaan dan kepuasan sejati.)
3. Dari kisah Daud yang paling gelap, Tuhan tetap menghadirkan rencana keselamatan. Apa hal dalam hidupmu, yang kamu rindu untuk Tuhan pulihkan? (Tips Respons💡: Ajak anak Anda melihat bahwa kegagalan bukan akhir cerita, karena Tuhan adalah Allah yang memulihkan dan menebus.)

✝ GOSPEL CONNECTION:
Daud adalah raja yang jatuh, tetapi Yesus adalah Raja yang datang untuk menyelamatkan. Yesus lahir dari garis keturunan Daud yang penuh kegagalan, untuk menebus orang-orang yang jatuh dalam dosa.
Natal adalah kabar baik bahwa di tengah-tengah kegelapan, Kristus datang sebagai Terang, untuk menanggung rasa malu dan dosa kita di kayu salib.

🙌🏼 Sebagai orang-orang berinjil, kita…
1. Percaya bahwa kita tidak dibiarkan sendirian melawan dosa; Kristus berjalan bersama dan memberi kekuatan.
2. Percaya bahwa Tuhan selalu menyediakan jalan keluar melalui anugerah-Nya yang menopang.
3. Mencari kepuasan sejati bukan di luar, tetapi hanya di dalam Kristus yang memulihkan hidup kita.