β¨ The Church Is Sent to Proclaim Jesus β¨
π Ayat Bacaan: Ibrani 1:1β4
π Ringkasan Khotbah:
Sering kali kita merasa Tuhan diam, terutama saat menghadapi pergumulan, kebingungan, atau doa yang belum terjawab. Namun Ibrani 1 menunjukkan bahwa Allah bukan Pribadi yang diam. Sejak dahulu Ia telah berbicara, dan kini Ia berbicara dengan sempurna melalui Anak-Nya, Yesus Kristus. Masalahnya sering kali bukan karena Tuhan berhenti berbicara, tetapi karena suara dunia lebih kita dengarkan daripada suara-Nya.
Itulah sebabnya Firman Tuhan menjadi begitu penting. Firman Tuhan bukan sekadar kewajiban rohani, tetapi cara Allah menyatakan hati-Nya kepada kita. Kita dipanggil datang kepada Firman setiap hari, bukan untuk mengejar prestasi rohani, tetapi untuk semakin mengenal Kristus.
π€ Pertanyaan Reflektif:
1. Saat menghadapi masalah, ke mana saya lebih dulu mencari jawaban: media sosial, teman, atau Firman Tuhan?
(Tips Respons π‘: Ajak anak Anda melihat siapa atau apa yang paling memengaruhi cara mereka berpikir dan mengambil keputusan.)
2. Bagaimana karya Kristus yang sudah selesai membebaskan saya dari keharusan untuk selalu tampil sempurna?
(Tips Respons π‘: Ingatkan bahwa nilai kita di hadapan Allah ditentukan oleh karya Kristus, bukan performa kita.)
βοΈ GOSPEL CONNECTION:
Allah tidak tinggal diam terhadap manusia yang berdosa. Ia berbicara dengan sempurna melalui Yesus Kristus, Sang Anak. Di kayu salib, Yesus menyelesaikan seluruh karya penebusan, lalu duduk di sebelah kanan Allah sebagai tanda bahwa keselamatan telah digenapi. Karena itu, kita tidak perlu lagi berusaha mendapatkan kasih Allah melalui usaha kita sendiri. Di dalam Kristus, kita telah diterima, dikasihi, dan memiliki akses untuk mengenal hati Allah melalui Firman-Nya.
ππΌ Sebagai Gospel People, kitaβ¦
1. Mencari suara Tuhan melalui Firman, lebih daripada suara dunia.
2. Hidup dari karya Kristus yang sudah selesai, bukan dari performa diri.
3. Membaca Firman untuk mengenal hati Kristus dan memberitakan-Nya kepada dunia.