✨ Experiencing New Identity in the Gospel of Jesus ✨
📖 Ayat Bacaan: Kolose 3:1–14
📝 Ringkasan Khotbah:
Injil tidak hanya mengubah status kita di hadapan Allah, tetapi juga memberikan identitas yang baru. Karena kita telah dibangkitkan bersama Kristus, kita tidak lagi perlu mencari identitas melalui popularitas, prestasi, atau penerimaan dari orang lain. Identitas yang baru di dalam Kristus seharusnya membentuk cara pandang, arah hidup, dan pilihan-pilihan yang kita ambil setiap hari.
Sekarang, kita dipanggil untuk menanggalkan manusia lama dan mematikan dosa kita. Pada saat yang sama, kita dipanggil untuk mengenakan manusia baru. Pertumbuhan rohani bukan tentang berusaha mendapatkan penerimaan Allah, tetapi hidup dari penerimaan yang sudah kita terima melalui Injil.

🤔 Pertanyaan Reflektif:
1. Apa satu “pakaian lama” yang perlu saya tanggalkan dan matikan hari ini?
(Tips Respons 💡: Bantu anak Anda mengidentifikasi dosa, kebiasaan, atau sikap hati yang tidak lagi sesuai dengan identitasnya di dalam Kristus.)

2. Bagaimana identitas saya di dalam Kristus seharusnya mengubah cara saya merespons orang yang telah menyakiti saya?
(Tips Respons 💡: Dorong anak Anda untuk melihat bahwa orang yang telah menerima pengampunan Kristus dipanggil untuk belajar mengampuni dan mengasihi orang lain.)

✝️ GOSPEL CONNECTION:
Di kayu salib terjadi pertukaran yang agung. Yesus menanggung dosa, rasa malu, dan murka Allah yang seharusnya kita terima. Sebagai gantinya, Ia memberikan kepada kita kebenaran-Nya dan identitas yang baru. Di dalam Dia, kita sekarang diterima, dikasihi, dan disebut milik Allah. Itulah sebabnya kita melawan dosa bukan untuk memperoleh penerimaan, tetapi dari penerimaan yang sudah kita terima di dalam Kristus.
🙌🏼 Sebagai Gospel People, kita…
1. Melawan dosa dari penerimaan yang sudah kita terima di dalam Kristus.

2. Hidup sesuai dengan identitas baru yang Allah berikan kepada kita.
3. Menunjukkan kasih Kristus melalui belas kasihan, pengampunan, dan kasih kepada sesama.
