The Return Of Exiles

The Return Of Exiles

Ayat Bacaan:

Ezra 1:1-5; 3:10-12

Ringkasan Khotbah:

Firman ini berkisah tentang kembalinya bangsa Israel dari pembuangan. Allah menggenapi janji-Nya untuk membebaskan umat pilihan-Nya.

Allah mengingatkan identitas bangsa Israel sebagai umat Allah. Artinya, identitas kita bukan dari apa yang kita miliki, tetapi dari siapa yang memiliki kita yaitu Kristus.

Allah menyuruh bangsa Israel untuk membangun kembali bait Allah. Allah rindu tinggal dan berdiam dengan umat-Nya, dan umat-Nya dapat beribadah kepada Allah. Saat mereka beribadah, di sana mereka dapat menikmati Tuhan.

Pertanyaan Diskusi:

1. Apakah kamu masih mencari identitas di luar Kristus? Tips Respons (Ambillah waktu untuk anak remaja Anda merenungkan apakah dia masih mencari identitas di luar Kristus (prestasi, penampilan, popularitas, dll. Tuntun dia untuk menyadari bahwa identitasnya ada di dalam Kristus).

2. Apakah ibadah yang kamu lakukan benar-benar bertujuan mencari Allah, atau hanya mencari berkat-Nya saja? Tips Respons (Bimbing anak remaja Anda untuk mengerti bahwa ibadah yang dia lakukan setiap minggunya ada sarana yang Allah berikan untuk memuliakan-Nya. Ibadah bertujuan untuk mencari Allah bukan hanya mencari berkat-Nya saja).

3. Bagaimana kebenaran Injil mengubah motivasi kita dalam beribadah dan berelasi dengan Tuhan? Tips Respons (Tuntun anak remaja Anda untuk menyadari bahwa sebagai anak Tuhan, kita dipanggil untuk berelasi dengan Tuhan melalui ibadah. Ajak dia untuk memahami bahwa Kristus telah tinggal di dalam kita dan kita dapat hidup untuk kemuliaan-Nya. Dalam memerintahkan kita untuk memuliakan-Nya, Tuhan sedang mengundang kita untuk menikmati Dia.)

Christ Connection:

Bait Allah tempat di mana Allah yang kudus dan manusia yang berdosa dapat bertemu. Tetapi, yang kita butuhkan adalah bukan hanya sekadar bait Allah, tetapi Allah itu sendiri dan Yesus menggenapi karya-Nya. Di salib menunjukkan betapa besar kasih Allah untuk memulihkan relasi kita dengan-Nya melalui pengorbanan Yesus. Di salib, Yesus meninggalkan tempat-Nya, agar kita yang tadinya kehilangan tempat dapat kembali tinggal di dalam-Nya dan Dia di dalam kita.