✨Jesus Teaches About Prayer✨
📖 Ayat Bacaan: Lukas 11:1-4
📝 Ringkasan Khotbah:
Pernah gak kepikiran, kalau Tuhan sudah tahu masa depanku, kenapa sih kita masih perlu berdoa?

Pertama, doa mengingatkan identitas kita sebagai anak Tuhan. Kita punya Tuhan yang begitu dekat dengan kita. Maka, waktu kita berdoa, berdoalah apa adanya; karena yang Tuhan inginkan adalah relasi bukan puisi tanpa hati. Kedua, doa membuat kita mengerti rencana Tuhan. Doa bukanlah upaya untuk mengubah hati Tuhan agar mengabulkan keinginan kita, tetapi untuk menyelaraskan hati kita dengan hati Tuhan. Ketiga, doa membantu kita bergantung penuh kepada Tuhan. Kita percaya bahwa setiap kebutuhan kita, baik jasmani dan rohani, hanya dapat dipenuhi oleh Tuhan, yang baik, setia, dan penuh kasih. Maka, dengan iman, kita dapat mempercayakan seluruh kehidupan kita kepada-Nya.
Saat kita merenungkan hal-hal ini, kita dimampukan untuk tidak lagi insecure terhadap atas hal yang kita alami, tapi bersyukur atas Pribadi yang kita miliki.

🤔 Pertanyaan Reflektif:
1. Saat berdoa, apakah aku lebih sering meminta Tuhan mengikuti rencanaku, atau aku sungguh menyerahkan hidupku mengikuti rencana-Nya? (Tips diskusi 💡: Ajak anak Anda menceritakan contoh doa mereka minggu ini, apakah lebih banyak soal keinginan pribadi atau tentang mengikuti kehendak Tuhan).
2. Hal apa dalam hidupku yang masih aku pertahankan untuk membangun “kerajaan kecilku sendiri”? (Tips diskusi 💡: Dorong anak Anda untuk terbuka menyebutkan hal yang menurut mereka sulit dilepaskan, lalu bagikan juga pengalaman pribadi Anda tentang area hidup yang dulu sulit diserahkan pada Tuhan).
3. Dalam hal apa aku sering merasa bisa mandiri dengan kekuatanku atau hidup tanpa Tuhan? (Tips diskusi 💡: Tanyakan hal-hal praktis dalam keseharian di mana anak Anda sering merasa bisa mengandalkan diri sendiri, lalu diskusikan bagaimana doa bisa menolong mereka mengingatkan kembali ketergantungan kepada Tuhan).

✝ GOSPEL CONNECTION:
Allah Bapa memberikan Yesus Kristus untuk menebus dan mengampuni kita, serta memberikan Pribadi Roh Kudus sebagai jawaban doa terbesar yang kita butuhkan.
Kini, Roh Kudus menyertai dan memberikan kekuatan bagi kita, sehingga kita dimampukan untuk bersyukur dan menemukan kepuasan di dalam Kristus.
Kini, Roh Kudus menyertai dan memberikan kekuatan bagi kita, sehingga kita dimampukan untuk mengampuni orang yang menyakiti kita.

🙌🏼 Sekarang, karena Injil:
1. Saat berdoa, kita tidak lagi datang dengan rasa takut atau minder, tapi dengan keberanian seperti seorang anak yang tahu ia dikasihi oleh Allah Bapa.
2. Kita dapat berkata “jadilah kehendak-Mu (kerajaan-Mu)” dan bukan “jadilah kehendakku (kerajaan-ku).”
3. Kita dapat mengaku dengan jujur bahwa kita rapuh, lemah, dan butuh Tuhan setiap hari.