β¨ The Church Is United in Hope β¨
π Ayat Bacaan: 1 Tesalonika 4:13β18

π Ringkasan Khotbah:
Keterpisahan dan kehilangan adalah bagian dari kehidupan manusia. Bagi orang percaya, kita tetap boleh berduka dan menangis, tetapi tidak berduka seperti orang yang tidak mempunyai pengharapan. Pengharapan kita bukan dibangun di atas apa yang kita miliki hari ini, tetapi pada Kristus yang telah mati dan bangkit. Keadaan kita bisa berubah, tetapi Kristus tidak berubah.
Kita juga tidak hanya menantikan dunia yang lebih baik, tetapi menantikan kedatangan Yesus Kristus. Ketika Ia datang, seluruh umat-Nya akan dikumpulkan dan kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan. Karena itu, kita tidak hidup hanya untuk menikmati hidup hari ini, tetapi untuk menantikan hari ketika Kristus datang dan kita menikmati Dia selamanya.
π€ Pertanyaan Reflektif:
1. Ketika sesuatu yang kamu harapkan tidak terjadi, apa yang biasanya kamu lakukan?
(Tips Respons π‘: Ajak anak Anda melihat apakah ia tetap percaya kepada Tuhan atau mulai kehilangan pengharapan.)
2. Apa yang paling sering membuatmu merasa aman atau berharga? Apa yang terjadi jika hal itu berubah?
(Tips Respons π‘: Ingatkan bahwa rasa aman dan berharga kita tidak boleh dibangun di atas hal-hal yang rapuh, tetapi pada Kristus yang tidak berubah.)
3. Jika tujuan akhir hidup kita adalah bersama-sama dengan Kristus selamanya, apa yang perlu mulai kamu ubah hari ini?
(Tips Respons π‘: Dorong anak Anda melihat bagaimana pengharapan akan Kristus seharusnya membentuk cara hidupnya hari ini.)
βοΈ GOSPEL CONNECTION:
Pengharapan kita bukan pada keadaan yang selalu baik, tetapi pada Kristus yang telah mati dan bangkit. Di salib, Ia menanggung hukuman dosa kita; dalam kebangkitan, Ia mengalahkan kematian. Karena itu, kita memiliki jaminan keselamatan hari ini dan pengharapan untuk hidup bersama Kristus selamanya. Ketika hidup berubah, jangan jadikan keadaan sebagai dasar pengharapanmu. Jadikan Kristus sebagai satu-satunya dasar pengharapanmu.
ππΌ Sebagai Gospel People, kitaβ¦
1. Boleh berduka, tetapi tetap berpengharapan.
2. Menjadikan Kristus sebagai dasar hidup.
3. Hidup untuk menantikan Kristus.