TIGA TEMA BESAR SEJARAH PENEBUSAN
Kejadian 1–3
Allah tidak menunggu lama untuk memperkenalkan kisah besar Alkitab. Seluruh cerita utama Alkitab sudah dirangkum secara padat dalam tiga pasal pertama kitab Kejadian.
Kitab Kejadian dibuka dengan pengantar yang luar biasa, menggetarkan pikiran, menyentuh hati, dan penuh makna. Allah tahu bahwa kita sangat membutuhkan tema besar tentang penciptaan hingga tujuan akhir hidup agar kita bisa memahami siapa diri kita dan arti hidup ini. Karena itu, sejak awal Ia dengan penuh kasih memperlihatkan tema-tema utama tersebut.
Awal Alkitab ini sekaligus indah, menakjubkan, menyedihkan, memberi peringatan, namun juga menumbuhkan pengharapan. Karena manusia diciptakan untuk mencari makna, Allah langsung memperlihatkan kenyataan hidup yang indah sekaligus pahit agar kita dapat memahami diri kita dan kehidupan dengan benar.
Dalam pasal-pasal awal Kejadian, ada tiga tema dasar:
1. Allah adalah Pusat dari Segala Sesuatu
Empat kata pertama Alkitab sudah sangat jelas: “Pada mulanya Allah.” Inilah fakta paling utama dalam hidup: Allah itu ada. Dialah Pencipta segala sesuatu. Ia mulia dalam kuasa, otoritas, hikmat, kedaulatan, dan kasih. Karena kita adalah ciptaan-Nya, maka mengenal Allah, mengasihi-Nya, menyembah-Nya, dan taat kepada-Nya adalah dasar dari identitas, makna, dan tujuan hidup manusia.
2. Dosa adalah Tragedi Terbesar Manusia
Dosa membawa kehancuran dan kematian. Kejadian pasal 3 adalah pasal yang sangat menyedihkan. Dalam tindakan pemberontakan yang besar, Adam dan Hawa melanggar batas yang Allah tetapkan dengan bijaksana dan kudus. Akibatnya, dosa masuk dan merusak hati setiap manusia. Karena dosa berasal dari hati, kisah ini menegaskan bahwa masalah terbesar manusia bukan keadaan di luar diri kita, melainkan diri kita sendiri. Dan karena itu pula, kita tidak memiliki kemampuan untuk menyelamatkan diri kita sendiri.
3. Seorang Juruselamat Akan Datang
Tiga pasal pertama Alkitab tidak berakhir dengan keputusasaan, tetapi dengan pengharapan yang mulia. Kita diingatkan bahwa dosa bukanlah yang terakhir—Allah adalah yang berdaulat. Sejak awal, Allah sudah menyiapkan rencana keselamatan. Ia akan melakukan bagi kita apa yang tidak mampu kita lakukan sendiri, melalui Anak yang akan datang. Seorang Adam kedua akan datang—mengalahkan pencobaan, menghancurkan kuasa si jahat, dan memulihkan hubungan manusia dengan Allah. Begitu dosa muncul, janji penebusan langsung diberikan. Inilah anugerah yang luar biasa. Benar adanya bahwa tiga tema besar ini mengalir di seluruh Alkitab: penciptaan, kejatuhan, dan penebusan.
Ketiga tema ini menjadi kacamata untuk memahami seluruh hidup kita. Betapa indahnya kasih karunia Allah: sejak awal Firman-Nya, Ia memperkenalkan diri-Nya, memperingatkan kita tentang dosa, dan mengundang kita masuk ke dalam pengharapan akan keselamatan—melalui keturunan perempuan itu, yaitu Anak-Nya, Tuhan Yesus Kristus.
Pada akhirnya, kita ditinggalkan dengan satu kebenaran utama yang menjadi inti seluruh Alkitab: karena Allah adalah Allah yang penuh kasih karunia, maka belas kasihan akan mengalahkan penghakiman.
Refleksi
Bacalah Wahyu 21:1-8 untuk pendalaman lebih lanjut dan jawablah pertanyaan reflektif hari ini:
Bacaan Alkitab Satu Tahun: Kejadian 1-3