PANGGILAN UNTUK MENGINGAT
Jika anak-anakmu bertanya di kemudian hari: Apakah artinya batu-batu ini bagi kamu? maka haruslah kamu katakan kepada mereka: Bahwa air sungai Yordan terputus di depan tabut perjanjian TUHAN; ketika tabut itu menyeberangi sungai Yordan, air sungai Yordan itu terputus. Sebab itu batu-batu ini akan menjadi tanda peringatan bagi orang Israel untuk selama-lamanya. Yosua 4:6-7
Kehidupan orang percaya pada dasarnya adalah panggilan untuk selalu mengingat. Yesus sendiri, saat menetapkan Perjamuan Kudus, berkata, “perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku” (Lukas 22:19). Setiap kali kita mengambil bagian dalam Perjamuan Kudus, kita diajak untuk mengingat kembali karya Kristus yang disimbolkan dalam roti dan anggur.
Dalam Ulangan 6:20, Tuhan juga membayangkan momen ketika seorang anak bertanya kepada ayahnya, “Apa arti semua perintah dan ketetapan Tuhan bagi kita?” Sang ayah kemudian menjelaskan bagaimana Tuhan menebus Israel, menegaskan bahwa semua perintah-Nya diberikan “demi kebaikan kita selalu” (ayat 24). Demikian juga dalam kitab Yosua, Tuhan memerintahkan bangsa Israel untuk mendirikan dua belas batu peringatan di tepi sungai Yordan, sebagai tanda nyata yang akan mengingatkan mereka akan kesetiaan Tuhan.
Tuhan ingin umat-Nya selalu mengingat kasih dan pertolongan-Nya, serta menceritakannya kepada orang lain. Dalam dunia yang penuh dengan gangguan dan kesibukan, kita mungkin lebih membutuhkan pengingat tentang kesetiaan Tuhan dibandingkan generasi sebelumnya. Itulah sebabnya, contoh dalam Alkitab bukan hanya bersifat simbolis tetapi juga nyata—Perjamuan Kudus melibatkan tindakan fisik dan kebersamaan, batu peringatan di Yordan adalah benda konkret yang bisa dilihat, dan Ulangan menekankan pentingnya berbicara tentang Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi kita saat ini, setiap hari Minggu adalah kesempatan untuk berkumpul dan mengingat kembali kebaikan Tuhan. Namun, pertemuan mingguan saja tidak cukup untuk menjaga iman kita tetap kuat. Kita perlu membangun kebiasaan yang membantu kita terus mengingat karya Tuhan.
Renungkanlah:
Tanda-tanda kesetiaan Tuhan selalu ada di sekitar kita. Yang perlu kita lakukan hanyalah melihat dan mengingat.
Refleksi
Bacalah Lukas 22:14-20 dan jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut:
Bacaan Alkitab setahun: Keluaran 1-3; Markus 15:1-25
Truth For Life – Alistair Beg