DIALAH TUHAN YANG MENYEDIAKAN
EZRA 1–5

 

Allah berjanji untuk menyediakan apa yang kita butuhkan, bukan selalu apa yang kita inginkan.

 

Ada sepasang suami istri yang sedang merintis sebuah gereja kecil. Mereka hidup dalam kekurangan, tetapi masa itu menjadi waktu yang indah dan menguatkan. Masa-masa tersebut tidak dikenang dengan kepahitan, melainkan dengan rasa syukur. Kekurangan yang dialami tidak meninggalkan luka pahit, karena di tengah keterbatasan itu mereka melihat pemeliharaan Allah yang setia.

 

Ada banyak keadaan di mana mereka merasa tidak memiliki apa yang benar-benar diperlukan. Tentu ada banyak hal yang diinginkan dan diharapkan dapat dimiliki, tetapi hari demi hari kebutuhan mereka tetap dicukupkan oleh Allah yang berjanji memelihara umat-Nya. Mereka hidup dengan keyakinan bahwa Bapa surgawi mengetahui dengan sempurna apa yang sungguh dibutuhkan anak-anak-Nya, bahkan lebih baik daripada diri mereka sendiri. Karena percaya akan kebenaran itu, mereka dapat beristirahat di dalam pemeliharaan Allah di tengah masa-masa yang sulit. Bukan berarti hidup dalam kekurangan itu mudah. Namun Allah memberi umat-Nya anugerah untuk mempercayai kebaikan, kesetiaan, dan kasih-Nya. 

 

Ketika Raja Koresh dari Persia membebaskan umat Allah dari pembuangan di Babel dan mengizinkan mereka kembali ke Yerusalem untuk membangun kembali Bait Allah, itu terjadi karena Allah menggerakkan hatinya untuk melakukan hal tersebut. Namun ada masalah besar yang menghadang. Orang-orang yang kembali itu tidak memiliki apa-apa; semua yang mereka miliki telah hilang ketika Yerusalem dihancurkan dan dibakar. Dari mana mereka akan memperoleh bahan untuk membangun kembali Bait Allah dan membuat kembali seluruh perlengkapan ibadah yang telah lenyap?

 

Di sinilah kisah kembalinya Yehuda ke Yerusalem menunjukkan dengan jelas karakter dan janji Allah. Allah adalah Bapa yang penuh kemurahan dan anugerah. Ia memanggil umat-Nya kembali meskipun mereka telah memberontak dan berdosa terhadap-Nya. Ia bukan hanya memanggil mereka untuk kembali, tetapi juga menyediakan segala yang mereka perlukan untuk melakukan apa yang Ia kehendaki. Artinya, jika Allah mengutus Anda, Ia akan berjalan bersama Anda. Dan jika Ia memanggil Anda untuk melakukan suatu tugas, Ia juga akan menyediakan apa yang Anda perlukan untuk melakukannya.

 

Allah membangkitkan Raja Koresh untuk menyediakan semua kebutuhan pembangunan kembali Bait Allah, bahkan mengembalikan barang-barang yang dahulu diambil Nebukadnezar dari Bait Allah dan ditempatkan di kuil dewanya sendiri. Alkitab mencatat: “Inilah daftarnya: tiga puluh bokor emas, seribu bokor perak, dua puluh sembilan pisau, tiga puluh piala emas, pula empat ratus sepuluh piala perak, seribu buah barang-barang lain. Barang-barang emas dan perak itu seluruhnya berjumlah lima ribu empat ratus. Semuanya itu dibawa oleh Sesbazar sewaktu orang-orang buangan itu dibawa pulang dari negeri Babel ke Yerusalem.” (Ezr. 1:9–11). Betapa besar pemeliharaan Allah!

 

Allah setia dan penuh kasih karunia. Ia akan menyediakan tepat seperti yang diperlukan umat-Nya. Karena itu, datanglah kepada-Nya dalam kebutuhan Anda dan percayalah kepada-Nya. Injil mengingatkan kita bahwa melalui Yesus Kristus, kita memiliki Bapa yang tidak pernah meninggalkan anak-anak-Nya. Salib Kristus adalah bukti terbesar bahwa Allah tidak menahan apa yang terbaik bagi kita. Jika Ia telah memberikan Anak-Nya sendiri bagi keselamatan kita, maka kita dapat percaya bahwa Ia juga akan memelihara hidup kita seturut kehendak-Nya yang sempurna.

 

Refleksi
Bacalah Filipi 4:14–20 untuk pendalaman lebih lanjut dan jawablah pertanyaan reflektif hari ini:

 

  1. Apa yang Anda pelajari tentang Tuhan dari renungan ini?
  2. Apa yang Anda pelajari tentang dirimu dari renungan ini?
  3. Apa yang perlu Anda pertobatkan dan terapkan hari ini?

 

Bacaan Alkitab Setahun: Ezra 1-5