INJIL ABC
“Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.” – Yohanes 6:35
Apakah gereja Anda pernah mengadakan acara bakti sosial? Mungkin Anda pernah menjadi bagian dari salah satu kegiatan yang menyediakan makanan gratis, permainan untuk anak-anak, atau hiburan keluarga. Itu semua baik dan dapat menjadi berkat. Kita tentu ingin orang-orang di lingkungan kita tahu bahwa kita ramah, bahkan mungkin disukai. Namun, sejujurnya, siapa pun—baik orang percaya maupun tidak—bisa mengadakan acara semacam itu.
Seharusnya kita sebagai orang Kristen punya kerinduan lebih daripada sekadar disukai oleh lingkungan sekitar. Kita harusnya merindukan teman-teman dan tetangga kita mengalami perjumpaan dengan Yesus yang bangkit dan menemukan hidup di dalam Dia.
Alasan terbaik gereja mengadakan acara untuk masyarakat adalah supaya setiap orang, baik laki-laki, perempuan, dan anak-anak—bisa mengalami perjumpaan dengan Allah yang hidup melalui kabar baik tentang Yesus Kristus. Pada akhirnya kita rindu agar mereka yang belum percaya bisa mengenal dan mengikut Yesus dengan sungguh-sungguh.
Salah satu cara sederhana untuk menjelaskan kabar baik Injil adalah melalui tiga langkah “ABC” Injil berikut:
Sering kali orang berhenti di antara huruf B dan C—mereka tahu bahwa mereka berdosa, mereka bahkan percaya bahwa Yesus mati bagi mereka—tetapi belum sungguh-sungguh datang kepada-Nya. Mereka belum mempercayakan hidupnya sepenuhnya kepada Kristus. Ada baiknya Anda juga memeriksa diri sendiri. Jika ya, pertanyaannya, apa lagi yang Anda tunggu? Tuhan Yesus sendiri berkata, “Barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi” (Yoh. 6:35). Saat Anda merasakan kekosongan dan kerinduan di dalam jiwa yang tidak bisa dipenuhi oleh apa pun di dunia ini, datanglah kepada Yesus. Di dalam Dia ada kepuasan sejati yang penuh dan kekal.
Dan kalau Anda sudah datang kepada Yesus dan menemukan hidup di dalam Dia, jangan diam saja. “Roti Hidup” itu bukan untuk disimpan sendiri, tetapi untuk dibagikan! Karena itu, mari kita — baik secara pribadi maupun sebagai gereja — menunjukkan kasih Injil lewat tindakan kita. Namun bukan hanya itu; kita juga dipanggil untuk menyampaikan kebenaran Injil lewat perkataan kita. Singkatnya, tunjukkan kasih Injil lewat tindakanmu, dan bagikan kebenaran Injil lewat perkataanmu.
Jadi, kepada siapa kamu akan membagikan “Roti Hidup” itu minggu ini?
Refleksi
Bacalah Yohanes 6:53−69 dan jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut:
1. Kebenaran Injil mana yang mengubahkan hati saya?
2. Hal apa yang perlu saya pertobatkan?
3. Apa yang bisa saya terapkan hari ini?
Bacaan Alkitab Setahun: 2 Samuel 21-22; 3 Yohanes 1