ALLAH BERDAULAT ATAS SEGALA BANGSA
YESAYA 18-22

 

Allah berdaulat atas seluruh bangsa dan sejarah. Apa yang telah Dia tetapkan pasti akan terjadi.

 

Ketika melihat keadaan dunia saat ini, kita mungkin bertanya-tanya, "Apakah masih ada yang mengendalikan semuanya?" Berita tentang peperangan, ketidakadilan, bencana, kejahatan, dan kemerosotan moral membuat dunia tampak semakin kacau. Terkadang kita merasa seolah-olah kejahatan terus menang, sementara kebenaran semakin tersisih.

 

Sebagai orang percaya, keadaan seperti ini dapat membuat kita khawatir, terutama ketika memikirkan masa depan keluarga, anak-anak, atau generasi berikutnya. Dunia terus berubah dengan cepat, dan tidak semua perubahan membawa kebaikan. Namun, Firman Tuhan mengingatkan kita pada sebuah kebenaran yang meneguhkan hati: dunia memang berada di luar kendali kita, tetapi tidak pernah berada di luar kendali Allah.

 

Melalui nabi Yesaya, Tuhan menyatakan bahwa bangsa Kedar akan mengalami kehancuran pada waktu yang telah Ia tentukan. Nubuat itu bukan sekadar menunjukkan bahwa Allah mengetahui masa depan, tetapi bahwa Dialah yang menguasai masa depan. Kejatuhan Kedar bukan terutama karena kekuatan pasukan atau strategi manusia, melainkan karena "TUHAN, Allah Israel, telah berfirman.” Firman Allah tidak pernah gagal. Apa yang Dia kehendaki pasti terlaksana. Tidak ada kerajaan, bangsa, pemimpin, atau kuasa apa pun yang dapat menggagalkan rencana-Nya. Bahkan waktu terjadinya setiap peristiwa berada di bawah kedaulatan-Nya.

 

Inilah yang menjadi penghiburan bagi umat Tuhan. Pengharapan kita tidak bergantung pada keadaan dunia, kekuatan pemerintah, atau situasi yang terus berubah. Pengharapan kita berdiri di atas Allah yang memerintah atas segala sesuatu dengan hikmat, kekudusan, dan kasih yang sempurna. Karena Allah berdaulat, setiap janji-Nya juga dapat dipercaya sepenuhnya. Ia sanggup menggenapi semua yang telah dijanjikan karena tidak ada satu pun bagian dari ciptaan yang berada di luar pemerintahan-Nya. Apa yang telah Dia mulai, pasti akan Dia selesaikan.

 

Puncak dari rencana Allah dinyatakan di dalam Yesus Kristus. Melalui salib dan kebangkitan-Nya, Kristus telah memenangkan kemenangan atas dosa dan maut. Sekalipun saat ini kita masih hidup di dunia yang penuh pergumulan, kita tahu bahwa kemenangan akhir sudah pasti menjadi milik-Nya. Suatu hari nanti Kristus akan datang kembali, menegakkan kerajaan-Nya secara sempurna, dan umat-Nya akan hidup bersama-Nya untuk selama-lamanya.

 

Karena itu, kita tidak perlu hidup dalam ketakutan terhadap keadaan dunia. Kita mungkin tidak memahami semua yang sedang terjadi, tetapi kita mengenal Pribadi yang mengendalikan semuanya. Dan karena Tuhan telah berfirman, kita dapat hidup dengan damai, percaya bahwa tidak ada satu pun janji-Nya yang akan gagal.

 

Refleksi
Bacalah Mazmur 2:1–12 untuk pendalaman lebih lanjut dan jawablah pertanyaan reflektif hari ini:

 

  1. Apa yang Anda pelajari tentang Tuhan dari renungan ini?
  2. Apa yang Anda pelajari tentang dirimu dari renungan ini?
  3. Apa yang perlu Anda pertobatkan dan terapkan hari ini?

 

Bacaan Alkitab Setahun: Yesaya 18-22