YESUS ADALAH RAJA YANG MEMERINTAH
KISAH PARA RASUL 1-3
Penting untuk diingat bahwa Yesus bukan hanya Juruselamatmu, tetapi Dia juga adalah Raja yang telah naik ke surga dan kini memerintah atas segala sesuatu.
Kitab Kisah Para Rasul mencatat bagaimana gereja Yesus Kristus lahir dan mulai bertumbuh. Kita perlu memperhatikan peristiwa-peristiwa awal ini, termasuk khotbah-khotbah pertama para rasul, karena semuanya menjadi dasar untuk memahami bagaimana Injil diberitakan dan dijelaskan. Peristiwa-peristiwa tersebut tetap penting bagi kita hingga hari ini. Melaluinya, kita melihat apa yang telah Allah sediakan bagi umat-Nya melalui Anak-Nya, Yesus Kristus, dan melalui gereja-Nya. Gereja menjadi rumah rohani tempat kita bertumbuh bersama sebagai umat Allah, sambil menantikan Kerajaan-Nya dinyatakan secara sempurna.
Salah satu peristiwa yang sangat penting untuk kita pahami adalah kenaikan Yesus ke surga: “Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ: "Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?" Jawab-Nya: "Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya. Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka. Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka, dan berkata kepada mereka: "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga." (Kis. 1:6–11).
Peristiwa ini terjadi di Bukit Zaitun, dalam pertemuan terakhir Yesus dengan para murid sebelum kenaikan-Nya ke surga. Pertanyaan para murid menunjukkan bahwa mereka belum sepenuhnya memahami misi Yesus dan peran mereka di dalamnya. Mereka masih mengharapkan Yesus segera memulihkan kerajaan Israel secara nyata di bumi.
Namun, Yesus tidak langsung menjawab pertanyaan mereka mengenai waktu pemulihan tersebut. Sebaliknya, Dia mengarahkan perhatian mereka kepada tugas yang telah dipercayakan-Nya. Dia berjanji bahwa Roh Kudus akan memberikan kuasa yang mereka perlukan untuk menjadi saksi-Nya. Setelah Yesus selesai berbicara, sesuatu yang luar biasa terjadi. Di hadapan para murid, Yesus terangkat ke surga dan awan menutupi-Nya dari pandangan mereka.
Mengapa peristiwa ini begitu penting? Karena Juruselamat yang kita percaya bukan hanya Kristus yang telah mati dan bangkit, tetapi juga Raja yang telah naik ke surga dan kini memerintah. Sekarang Yesus duduk di sebelah kanan Allah Bapa dan memegang pemerintahan atas segala sesuatu. Dia memerintah bukan hanya untuk menyatakan kemuliaan Bapa, tetapi juga demi kepentingan setiap orang yang telah ditebus-Nya. Pemerintahan Kristus bukan sekadar janji tentang masa depan, melainkan kenyataan yang sedang berlangsung saat ini. Dia sedang memerintah dan menggenapi seluruh rencana penebusan Allah.
Pemerintahan-Nya menjamin bahwa segala sesuatu yang telah Dia kerjakan melalui kehidupan, kematian, dan kebangkitan-Nya pasti mencapai tujuan yang telah Allah tetapkan. Tidak ada sesuatu pun yang sanggup menggagalkan rencana Allah bagi anak-anak-Nya. Pemerintahan Kristus juga menjamin bahwa musuh pada akhirnya akan dikalahkan, dan Kerajaan Allah yang penuh damai serta kebenaran akan dinyatakan secara sempurna.
Karena itu, di tengah kehidupan yang penuh ketidakpastian, kita memiliki pengharapan yang teguh. Kita mungkin tidak mengetahui bagaimana segala sesuatu akan terjadi, tetapi kita mengenal Dia yang memegang kendali atas segala sesuatu. Pemerintahan-Nya adalah pengharapan kita.
Refleksi
Bacalah Mazmur 2:1-12 untuk pendalaman lebih lanjut dan jawablah pertanyaan reflektif hari ini:
Bacaan Alkitab Setahun: Kisah Para Rasul 1-3