Aturan Untuk Korban

Session 3 (Unit 6)

SUMMARY 9 MARET 2025

VOLUME 2 UNIT 6 SESI 3

JUDUL   : PS. MARIA & KAK RISKA

PEMBICARA  : ATURAN UNTUK KORBAN

Tabernakel telah selesai. Tuhan sekarang memiliki tempat di mana kemuliaan-Nya dapat berdiam tanpa menyebabkan orang Israel takut mati. Tuhan telah memberi umat-Nya hukum dari gunung, dan Dia memberi mereka lebih banyak aturan untuk hidup dan menyembah Dia di tabernakel. Aturan-aturan ini dicatat dalam Kitab Imamat. Alasan di balik Imamat dapat ditemukan dalam Imamat 19:2: “Kuduslah karena Aku, TUHAN, Allahmu, adalah kudus.”

Allah juga menunjuk Harun dan keturunan Harun sebagai Imam. Satu tahun sekali bangsa Israel harus melakukan hari pendamaian, dimana ada 2 kambing yang akan dikorbankan. Kambing pertama akan dipakai sebagai korban bakaran, sedangkan kambing yang satunya akan ditumpangi tangan oleh imam sebagai lambang dosa bangsa Israel yang diletakkan di kambing itu. Lalu kambing itu akan dilepaskan ke pdang gurun. Kambing ini disebut kambing hitam.

Dalam Imamat 17:11, Allah memisahkan darah makhluk sebagai sarana untuk melakukan penebusan. Ini menjawab pertanyaan, “Mengapa Yesus harus mati?” Tuntutan Allah untuk pengampunan dosa adalah penumpahan darah: “Menurut hukum Taurat hampir segala sesuatu disucikan dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan” (Ibr. 9:22).

Penting untuk dicatat sebuah wahyu Perjanjian Baru tentang korban penghapus dosa. Ibrani 10:4 mengatakan, “Tidak mungkin darah lembu jantan dan darah kambing menghapus dosa.” Lalu mengapa Tuhan menuntut manusia untuk berkorban? Institusi sebuah pengorbanan adalah untuk menunjuk pada sesuatu yang lebih besar—pengorbanan terakhir yang akan Allah lakukan dengan mengutus Putra-Nya sendiri, Yesus Kristus, untuk membayar dosa-dosa dunia sekali dan untuk selamanya. (Lihat Ef 1:7; Rom 5:9.)

Pengorbanan yang Allah tuntut dari umat-Nya adalah petunjuk tentang apa yang akan Allah lakukan untuk mengampuni orang berdosa. Kita tidak perlu lagi mempersembahkan korban karena kita percaya kepada Yesus. Yesus mempersembahkan diri-Nya sebagai kurban sempurna yang menghapus dosa kita sekali dan untuk selamanya.

Anda dan anak-anak Anda mungkin tidak familiar dengan Kitab Imamat. Gunakan minggu ini sebagai kesempatan untuk menekankan kekudusan Tuhan dan tuntutan-Nya akan pengorbanan darah untuk pengampunan dosa. Pimpin mereka untuk menghargai Yesus sebagai korban yang sempurna dan terakhir “yang menghapus dosa dunia!” (Yohanes 1:29).

POIN AWAL KELUARGA

• Apa itu ibadah? Ibadah adalah merayakan kebesaran Tuhan.

• Tuhan itu kudus dan membutuhkan pengorbanan untuk dosa.

AYAT KUNCI UNIT

Keluaran 15:2 (VMD)

“Tuhanlah kekuatanku. Ia menyelamatkan aku dan aku menyanyikan pujian bagi-Nya.”