SUMMARY 26 JULI 2026
UNIT 23 SESI 1
JUDUL : KHOTBAH DI BUKIT
PEMBICARA : KAK RONY, KAK NANA, KAK RAIN

Salah satu pengajaran Yesus yang paling terkenal adalah Khotbah di Bukit. Pada hari itu, banyak orang datang untuk mendengarkan Yesus. Yesus naik ke atas gunung di Galilea, duduk, dan mulai mengajar.
Khotbah Yesus dicatat dalam tiga pasal dalam Injil Matius, 5-7, dan mengajar bagaimana orang percaya harus hidup. Matius 5:1-2 menjelaskan bahwa Yesus mengajar murid-murid-Nya, Matius 7:28 mengungkapkan bahwa orang banyak juga mendengarkan khotbah-Nya.
Pertama, Yesus memulai dengan Ucapan Bahagia. Ucapan Bahagia menggambarkan berkat Allah yang besar bagi orang-orang yang beriman. Kerajaan Allah milik orang-orang yang miskin secara rohani, Allah akan menghibur mereka yang sedih, dan Allah akan memberikan anugerah kepada orang-orang yang menunjukkan belas kasihan kepada orang lain. Yesus memberi orang-orang percaya alasan untuk bersukacita ketika kehidupan di bumi sulit karena upah besar menanti di surga.
Yesus juga mengajarkan bagaimana orang percaya harus hidup di dunia yang tidak menghormati Dia. Yesus menyebut orang percaya sebagai “garam dunia” dan “terang dunia” (Mat. 5:13-14). Dia mengatakan perbuatan baik pengikut-Nya harus menyebabkan orang lain memuliakan Allah.
Umat Allah memiliki hukum Musa, tetapi beberapa dari mereka—khususnya kaum Farisi—lebih mementingkan penampilan sebagai orang benar. Mereka berusaha keras untuk terlihat benar di luar, tetapi itu semua hanya drama. Yesus memperingatkan tentang orang-orang munafik, orang-orang yang berpura-pura menjadi sesuatu yang bukan diri mereka. Ketika seseorang mengenal dan mengasihi Yesus, dia memiliki hati yang berubah sehingga ingin menghormati Yesus.

Yesus mengajar orang-orang apa artinya mengikuti Dia. Dia mengajarkan bagaimana orang harus hidup, bagaimana mereka harus memperlakukan satu sama lain, dan bagaimana mengasihi Allah. Orang-orang yang percaya kepada Yesus hidup untuk menghormati Allah dan menunjukkan seperti apa kerajaan-Nya.
Namun, kita perlu ingat moral ini bukanlah daftar persyaratan untuk diterima oleh Allah. Sebaliknya, Yesus menggambarkan seperti apa kehidupan seseorang ketika dia mengikuti Allah dan hidup untuk menghormati-Nya. Standar Allah mengingatkan kita untuk mengandalkan kasih karunia-Nya melalui anugerah keselamatan dalam Yesus.

POIN DISKUSI BAGI KELUARGA:
1. Apa yang Yesus ajarkan ketika Dia ada di dunia? (Yesus mengajar tentang Kerajaan Allah.) Kata apa yang terus-menerus diulang Yesus di awal pengajarannya tentang orang-orang yang mengikuti Dia? (Berbahagialah.)
2. Apa saja perbedaan kerajaan Allah dengan kerajaan dunia? (Jelaskan kepada anak Anda bahwa kerajaan Allah adalah kebalikan dari keinginan alami hati kita. Di kerajaan Allah, kita mengasihi musuh kita dan menganggap diri kita diberkati bahkan di saat-saat sulit atau sedih. Kita memberi dengan murah hati bahkan kepada mereka yang tidak dapat membayar kembali. Kita lebih percaya kepada Allah daripada diri kita sendiri, dan kita berbuat baik untuk memuliakan Allah, bukan untuk terlihat baik di depan orang lain.)
3. Mengapa Allah lebih peduli dengan apa yang ada di hati kita daripada penampilan kita? (Jelaskan kepada anak Anda bahwa tindakan berdosa selalu dimulai dari pikiran dan keinginan hati yang berdosa. Karena itu, tidak cukup hanya menghindari melakukan hal-hal buruk. Ketaatan kepada Allah berarti kita bahkan tidak memikirkan pikiran yang jahat. Standar Allah ini, sangat tidak mungkin kita capai. Karena itu kita perlu Yesus yang dengan sempurna menghidupi standar Allah. Melalui kematian dan kebangkitan-Nya, Yesus memberi kita hati yang baru dan kesempurnaan Yesus diperhitungkan menjadi milik kita.)
4. Pengajaran Yesus hari ini bukan merupakan syarat untuk kita diterima dan dikasihi oleh Allah. Sebaliknya, seluruh isi Alkitab adalah tentang Yesus yang memberikan kasih karunia (hadiah) keselamatan kepada setiap orang yang percaya kepada-Nya!
Inilah yang diajarkan oleh PERTANYAAN GAMBAR BESAR :
Apa yang Yesus ajarkan ketika Dia ada di bumi? (What did Jesus teach when He was on earth?)
Jawaban : Yesus mengajar tentang Allah & kerajaan-Nya. Dia mengajarkan bahwa seluruh isi Kitab Suci adalah tentang Dia. (Jesus taught about God and His kingdom. He taught that all Scripture is about Him.)
5. Yesus tahu bahwa akan sulit bagi kita untuk mengingat semua pengajaran-Nya, apalagi menaatinya. Puji Tuhan, di ayat kunci Yesus berkata bahwa ketika kita percaya kepada Yesus, Roh Kudus tinggal dalam kita untuk membantu kita mengingat ajaran Yesus sehingga perilaku kita semakin hari menjadi semakin serupa Yesus.

AYAT KUNCI HAFALAN:
Yohanes 14:26 (TB) Roh Kudus akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan mengingatkan kamu semua yang telah Ku-katakan kepadamu.
John 14:26 (NIV) The Holy Spirit will teach you all things and remind you of everything I have said to you.