NABI MALEAKHI

SUMMARY 8 MARET 2026
UNIT 18 SESI 4
JUDUL                        : NABI MALEAKHI
PEMBICARA             : KAK KEVIN, KAK YENNI, KAK MAVE

Setelah bertahun-tahun hidup sebagai tawanan di Babel, umat Allah kembali ke Yehuda. Mereka bekerja keras dan berhasil mengatasi halangan untuk membangun kembali Bait Allah dan tembok di sekitar Yerusalem. Mereka berharap bahwa suatu hari nanti… Allah akan memulihkan dan memberkati mereka! Tetapi lama sekali tidak ada yang terjadi. Dalam masa penantian itu, mereka menghadapi musim kekeringan dan ketidakpastian ekonomi. Umat Allah mungkin merasa bahwa Allah tidak memberkati mereka sama sekali.

Mereka merasa ibadah dan ketaatan mereka kepada Tuhan adalah sia-sia (Mal. 3:14). Apakah Allah masih peduli? Tidak lama kemudian, umat Allah kembali melakukan dosa yang menyebabkan mereka dulu mengalami pembuangan ke Babel: penyembahan berhala, ketamakan, kemunafikan, kesombongan, dan semena-mena terhadap orang miskin. Mereka bahkan juga memberikan hewan kurban yang buta, pincang, dan sakit kepada Tuhan. Itu menyedihkan hati Tuhan. Mereka juga tidak lagi membawa persembahan persepuluhan kepada Tuhan. 

Namun Allah tetap mengasihi umat-Nya. Dia telah merencanakan penebusan ilahi, dan Dia tidak pernah menyerah kepada mereka. Allah mengirim pesan kepada umat-Nya melalui nabi Maleakhi. Maleakhi adalah nabi terakhir di Perjanjian Lama. Dia berbicara kepada umat Allah sekitar 100 tahun setelah berakhirnya pembuangan di Babel. Melalui Maleakhi,  Allah memanggil umat-Nya untuk bertobat.

Allah berkata bahwa hanya karena umat Allah tidak merasa diberkati, bukan berarti bahwa Allah tidak peduli. Allah mengungkap dosa umat-Nya dan menjelaskan bahwa tindakan mereka seharusnya pantas mendapat hukuman. Umat Allah perlu bertobat dan kembali kepada Allah. “Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku,” firman Allah, “bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya” (Mal. 4:2).

Jelaskan kepada anak-anak bahwa setelah nubuat Maleakhi, ada masa 400 tahun di mana Allah tidak berbicara lagi kepada umat-Nya. Masa ini terus berlanjut sampai ke Perjanjian Baru, di mana akhirnya Allah berbicara lagi lewat Yohanes Pembaptis, nabi terakhir sebelum Yesus. Kata-katanya tentang Yesus dalam Yohanes 1:29 memberikan harapan kepada semua orang yang mendengarnya: “Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.”

Maleakhi adalah seorang utusan—seorang nabi—yang menyuruh umat Allah untuk bertobat. Maleakhi juga menceritakan tentang utusan lain yang akan diutus Allah. Utusan ini, Yohanes Pembaptis, akan memanggil orang-orang untuk bertobat dan mempersiapkan mereka untuk seorang Utusan terakhir, yaitu Yesus Kristus. Yesus akan membawa kabar baik tentang keselamatan.

POIN DISKUSI  BAGI KELUARGA :

  1. Saat bangsa Israel ada dalam kesulitan, mereka bertanya-tanya, apakah Allah mengasihi mereka. Pernahkah kalian merasa Tuhan tidak sayang saat kalian sedih atau doa kalian belum dijawab? (Bimbing anak Anda untuk mengerti bahwa ketika mereka merasa seakan Tuhan tidak mengasihi mereka, mereka bisa mengingat bahwa Tuhan sudah menunjukkan kasih-Nya yang paling besar kepada kita, yaitu ketika Yesus mati di salib saat kita masih berdosa. Dan kasih Allah tidak pernah berubah kepada kita untuk selamanya!)
  2. Ketika orang Israel memberikan hewan kurban yang buta, pincang, dan sakit kepada Tuhan. Mengapa Tuhan sedih melihat hal itu? (Diskusikan dengan anak Anda bahwa  kita sering gagal memberikan yang terbaik untuk Allah (sering malas, tidak taat). Karena kita tidak bisa memberikan "korban" yang sempurna, Allah memberikan Yesus untuk menjadi Korban sempurna bagi kita. Yesus disebut "Anak Domba Allah yang tak bercela." Melalui Yesus hati kita diubah untuk bisa memberi persembahan terbaik bagi Allah. Walau kita masih bisa gagal, Dia mengampuni dan terus menolong kita!)
  3. Allah berkata bangsa Israel "merampok" Allah karena tidak memberikan persembahan persepuluhan. Apakah Allah sebenarnya kekurangan uang sehingga Dia minta persembahan kita? (Diskusikan dengan anak Anda :  Allah sudah memberikan "hadiah terbaik" yaitu Yesus, untuk kita. Jika kita tahu kita sudah punya Yesus, apakah memberikan mainan atau uang saku kita untuk pekerjaan Tuhan terasa lebih mudah atau lebih sulit? Kita memberi bukan supaya Tuhan memberkati kita, tapi karena kita sudah sangat diberkati di dalam Yesus. Ajak anak Anda memikirkan : Bagaimana cara kita menunjukkan rasa terima kasih kepada Tuhan minggu ini?)
  4. Ajak anak Anda menghafal dan memahami Pertanyaan Gambar Besar :
  • Siapa yang mengatur segalanya? (Who is in control of everything?)
  • Jawaban : Allah mengatur segala sesuatu yang ada di Surga dan di bumi.  (God is in control of everything in heaven and on earth).
  • Itu artinya kita bisa percaya bahwa Allah yang selalu melakukan yang terbaik dan benar.

         5.  Bantu anak Anda menghafal ayat hafalan di bawah ini. Di dunia ini memang tidak mudah untuk hidup kudus. Ayat hafalan kita berkata bahwa Yesus akan menopang dan menjaga supaya kita tidak terjatuh!

AYAT HAFALAN:

1 Pet 5:10 (TB) - Allah, sumber segala anugerah, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya.

1 Peter 5:10 (CSB) - The God of all grace, who called you to his eternal glory in Christ, will himself restore, establish, strengthen, and support you after you have suffered a little while.