Sepuluh Perintah Allah

Session 3 (Unit 5)

SUMMARY 16 FEBRUARI 2025

VOLUME 2 UNIT 5 SESI 3

JUDUL   : SEPULUH PERINTAH ALLAH

PEMBICARA  : KAK MAVERICK & KAK FATAH

Ketika orang-orang Israel yang diselamatkan melakukan perjalanan menuju tanah perjanjian, Tuhan memberi mereka hukum untuk membimbing mereka tentang cara hidup dan untuk membantu mereka memahami kekudusan Tuhan yang sempurna. Hukum Tuhan mencakup setiap bagian dari kehidupan orang Israel dan diringkas dalam Sepuluh Perintah.

Sepuluh Perintah dapat dikelompokkan menjadi dua kategori: Empat hukum pertama berhubungan dengan hubungan seseorang dengan Tuhan dan enam hukum terakhir berhubungan dengan hubungan seseorang dengan orang lain. Tuhan tidak memberikan hukum demi memberikan hukum; hukum memiliki tujuan. Mereka tidak hanya menunjukkan seperti apa kehidupan yang benar, mereka adalah bagian dari perjanjian yang dibuat Allah dengan Israel, yang dikenal sebagai perjanjian Musa. (Lihat Kel. 19:3-8.)

Tuhan telah berjanji kepada Abraham bahwa semua orang di bumi akan diberkati melalui dia. (Lihat Kej 12:3). "Abraham percaya kepada Allah, dan kebenaran itu diperhitungkan kepadanya" (Rm. 4:3). Janji Allah kepada Abraham akan digenapi di dalam Yesus. Tetapi Tuhan memberikan hukum untuk membimbing orang sampai Yesus datang.

Saat Anda berbicara dengan anak-anak Anda minggu ini, hindari menyajikan Sepuluh Perintah sebagai beban yaitu daftar hukum yang harus mereka pertahankan untuk mendapatkan perkenanan Tuhan. Allah itu kudus dan terpisah dari dosa. Hukum-Nya menunjukkan kepada kita apa yang Dia tuntut yaitu kebenaran yang sempurna. Dosa kita memisahkan kita dari Allah, tetapi Yesus datang untuk membawa kita kembali kepada Allah. Yesus benar-benar benar. Ketika kita percaya kepada Yesus, Dia menghapus dosa kita dan menyambut kita ke dalam keluarga Allah.

Arahkan anak-anak Anda kepada Yesus dan bantu mereka memahami bahwa Allah senang dengan kita karena Dia memandang Yesus, yang tidak pernah berbuat dosa. Karena Kristus, kita memiliki hubungan yang benar dengan Allah. Dia memberi kita kuasa melalui Roh Kudus untuk “mengasihi Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dan dengan segenap akal budimu” dan untuk “mengasihi sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Mat. 22:37-39).

POIN AWAL KELUARGA

• Seperti apakah Tuhan itu? Allah itu kudus, penuh kasih, dan baik.

• Tuhan memberikan aturan untuk menunjukkan bagaimana mengasihi Dia dan sesama.

AYAT KUNCI UNIT

Matius 22:37 (VMD)

Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu, segenap jiwamu, & segenap pikiranmu.