TEMBOK YERUSALEM DIBANGUN KEMBALI

SUMMARY 1 MARET 2026

UNIT 18 SESI 2

JUDUL                             : TEMBOK YERUSALEM DIBANGUN KEMBALI

PEMBICARA                   : KAK JEREMY, KAK BELVINA, KAK RAIN

Nehemia adalah seorang Yahudi yang tinggal di Persia. Dia adalah juru minuman raja. Ketika kerajaan Persia menaklukkan Babel, Raja Koresh mengizinkan umat Allah kembali ke Yehuda. Pada awal pembuangan, dua sampai tiga juta orang dibawa ke Babel, tetapi ketika mereka diizinkan pulang, hanya 50.000 orang yang pulang. Mereka mendirikan rumah mereka dan membangun kembali Bait Allah di Yerusalem.

Tetapi ketika umat Allah menghadapi tantangan dalam membangun kembali kota Yerusalem, mereka berhenti. Sekitar 70 tahun berlalu, tapi tembok dan gerbang kota masih hancur.

Tembok dan gerbang kota sangat penting pada zaman Alkitab. Tembok tebal melindungi kota dari musuh dan memberikan rasa aman dan nyaman. Gerbang adalah pusat kehidupan kota, tempat pertemuan untuk transaksi komersial dan sosial. Tanpa kedua hal ini, umat Allah yang kembali harus berjuang dan rentan terhadap serangan.

Nehemia melakukan perjalanan dari Persia ke Yerusalem untuk memimpin upaya pembangunan kembali tembok Yerusalem. Kepemimpinannya efektif. Nehemia pasal 3 menggambarkan semua orang bekerja sama untuk membangun kembali gerbang dan tembok kota. Tapi tidak lama sesudahnya Nehemia mendapat tentangan dari gubernur setempat. Umat Allah mempersenjatai diri untuk melindungi mereka yang bekerja. Mereka menyelesaikan pembangunan tembok hanya dalam waktu 52 hari.

Perhatikan bagaimana reaksi musuh mereka : “Ketika semua musuh kami mendengar hal itu, takutlah semua bangsa sekeliling kami. Mereka sangat kehilangan muka dan menjadi sadar, bahwa pekerjaan itu dilaksanakan dengan bantuan Allah kami” (Neh. 6:16).

Sekarang umat Allah dilindungi dari musuh-musuh mereka. Bantu anak-anak melihat bahwa Allah menyediakan jalan bagi kita untuk dilindungi dari musuh, dosa, dan kematian: Dia mengutus Anak-Nya, Yesus, untuk mati di kayu salib bagi dosa-dosa kita. Ketika kita bertobat dan percaya kepada Yesus, Dia membebaskan kita dari dosa dan kematian. Kita masih bisa berdosa, tetapi kita tidak lagi menjadi budak dosa (Lihat Rom 6:17-18). Kita mungkin mati secara fisik sebagai akibat dari dosa, tetapi kita memiliki hidup yang kekal (lihat Yohanes 11:25-26; Rom 6:23).

Nehemia memimpin orang-orang untuk membangun kembali tembok di sekitar Yerusalem untuk melindungi mereka dari musuh mereka. Yesus datang untuk melindungi kita dari musuh terbesar kita, dosa dan kematian. Dia mati di kayu salib dan bangkit dari kematian untuk menyelamatkan semua orang yang percaya kepada-Nya.

POIN DISKUSI  BAGI KELUARGA :

  1. Nehemia adalah juru minum raja sehingga ia punya hubungan dekat dengan raja Persia; jadi dia bisa minta izin pulang ke Yerusalem untuk membangun kembali tembok kota. Apakah ini suatu kebetulan?  (Tidak. Diskusikan dengan  anak Anda bahwa dalam segala detail hidup anak-anak Tuhan, tidak ada satu hal pun yang terjadi secara kebetulan. Tuhanlah yang mengatur semuanya sesuai dengan rencana-Nya yang baik)
  2. Meskipun Allah menyertai umat-Nya saat mereka membangun kembali tembok, mereka tetap mengalami ancaman dan banyak kesulitan. Apakah itu berarti Allah tidak berkuasa? (Bimbing anak Anda untuk memahami bahwa penyertaan Allah tidak selalu berarti Dia membuat semua mudah bagi umat-Nya. Kesulitan yang dialami umat Allah  adalah cara Allah melatih otot iman kita.  Jika segalanya mudah, kita mungkin akan mengandalkan kekuatan sendiri. Saat sulit, kita belajar untuk berdoa dan bergantung kepada  Allah). 
  3. Bagaimana kisah Nehemia menunjuk kepada apa yang Yesus lakukan bagi kita? (Diskusikan dengan  anak Anda:

A). Nehemia punya pekerjaan enak di istana raja yang mewah, tapi dia rela pergi ke kota Yerusalem yang hancur dan kotor untuk menolong bangsanya. Yesus lebih besar dari Nehemia. Yesus adalah Raja di Surga yang sangat indah, tapi Dia rela turun ke bumi yang penuh dosa ini untuk menyelamatkan kita semua. 

B). Nehemia memimpin orang-orang membangun kembali tembok Yerusalem untuk melindungi mereka dari musuh. Tapi tembok itu suatu hari nanti akan rusak. Yesus lebih besar dari Nehemia! Dia datang untuk mati dan bangkit kembali sehingga kita dilindungi dari musuh yang jauh lebih jahat, yaitu dosa dan kematian. Keselamatan yang Yesus berikan kepada kita, tidak akan pernah hancur sampai selama-lamanya. Musuh paling jahat pun tidak bisa merusaknya!)

  1. Ajak anak Anda menghafal dan memahami Pertanyaan Gambar Besar :
  • Siapa yang mengatur segalanya? (Who is in control of everything?)
  • Jawaban : Allah mengatur segala sesuatu yang ada di Surga dan di bumi.  (God is in control of everything in heaven and on earth).
  1.  Bantu anak Anda menghafal ayat hafalan di bawah ini.      

AYAT HAFALAN 

1 Pet 5:10 (TB) - Allah, sumber segala anugerah, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya.

1 Peter 5:10 (CSB) - The God of all grace, who called you to his eternal glory in Christ, will himself restore, establish, strengthen, and support you after you have suffered a little while.