Yesus Diserahkan Di Bait Allah

Youth Sermon

SUMMARY 12 APRIL 2026
UNIT 19 SESI 3
JUDUL                             : KELAHIRAN YESUS
PEMBICARA                : KAK ERICH, KAK YOBEL, KAK LYDIA

Setelah malaikat Gabriel menampakkan diri kepada Zakharia dan menubuatkan kelahiran Yohanes—orang yang akan mendahului Mesias—ia menampakkan diri kepada Maria dan menubuatkan bahwa dia juga akan memiliki bayi. Bayi ini akan diberi nama Yesus, dan Dia akan menjadi Anak Allah. “Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan” kata Gabriel (Lihat Lukas 1:32-33). Maria mengunjungi Zakharia dan istrinya, Elisabet, yang sedang mengandung Yohanes. Di dalam rahim, Yohanes melompat kegirangan di hadapan bayi Maria yang belum lahir.

Maria dan Yusuf tinggal di Nazaret. Ketika Kaisar Augustus menyuruh diadakan sensus, mereka pergi ke Betlehem—tempat kelahiran Mesias yang dinubuatkan (Mikha 5:2). Di sana, di kandang, Allah Putra datang ke dunia sebagai bayi.

Bayangkan keterkejutan para gembala ketika seorang malaikat Tuhan tiba-tiba muncul. Alkitab mengatakan bahwa mereka ketakutan! Tetapi malaikat itu membawa kabar baik kepada mereka: “Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud” (Luk. 2:11). Juru Selamat ini—pembebas dan penebus yang telah lama ditunggu-tunggu—telah datang.

Yesus tidak hanya datang ke dunia sebagai Juru Selamat, Dia datang sebagai Raja kita. Beberapa waktu setelah kelahiran Yesus, orang-orang Majus datang untuk menyembah Yesus. Mereka membawa hadiah yang cocok untuk seorang raja—emas, kemenyan, dan mur. Yesus adalah Raja yang akan memerintah selamanya, seperti yang dijanjikan Allah kepada Raja Daud (Lihat 2 Sam. 7)

Ketika Anda membagikan cerita ini kepada anak-anak, ingatkan mereka bahwa Yesus datang karena kita membutuhkan Dia. Tujuan kelahiran Yesus ada dua: untuk membawa kemuliaan bagi Allah dan untuk mendamaikan Allah dengan mereka yang percaya pada kematian dan kebangkitan Yesus. Merayakan kelahiran Yesus adalah tentang bersukacita atas karunia terbesar yang pernah kita terima. Putra Allah sendiri datang ke bumi untuk menjadi Juru Selamat dan Raja kita.

Kelahiran Yesus adalah kabar baik! Yesus bukanlah bayi biasa. Dia adalah Anak Allah, diutus dari surga ke dunia. Yesus, Juru Selamat yang dijanjikan, datang ke dunia untuk membebaskan kita dari dosa dan kematian.

POIN DISKUSI  BAGI KELUARGA:

  1. Bagaimana kita bisa melihat dan bersyukur untuk kesetiaan Allah dalam menepati janji-Nya melalui kelahiran Yesus? (Allah sudah berkali-kali memberi tahu umat-Nya bahwa Mesias akan datang. Meskipun umat-Nya terus berdosa dan tidak mampu untuk taat, Allah tetap setia dan menepati janji-Nya untuk mengutus Yesus!)
  2. Mengapa kisah kelahiran Yesus, sang Anak Allah, tidak seperti harapan banyak orang ? (Karena tak pernah ada seorang raja lahir di kandang dan tempat tidurnya adalah palungan dengan jerami kasar sebagai alasnya. Sulit untuk dimengerti bagaimana Allah, Pencipta alam semesta datang dalam tubuh bayi yang tak berdaya!
  3. Kita perlu mengerti bahwa kesetiaan Allah dalam menepati janji-Nya tidak harus sesuai harapan kita! Sebab kasih setia-Nya jauh lebih besar dari yang bisa kita bayangkan. Yesus bukan bayi biasa. Dia adalah Anak Allah, diutus dari surga. (Meskipun Yesus adalah sepenuhnya Allah, Alkitab memberi tahu kita bahwa Dia merendahkan diri-Nya untuk jadi manusia sepenuhnya, bahkan sampai mati menggantikan kita. Ketika kita percaya kepada apa yang Yesus lakukan bagi kita, Allah mengampuni dosa-dosa kita dan memberi kita hidup kekal bersama-Nya)

1. Mari menghafal dan memahami Pertanyaan Gambar Besar :

  • Apakah Yesus itu Allah atau manusia? (Is Jesus God or a human?)
  • Jawaban : Yesus adalah sepenuhnya Allah dan sepenuhnya manusia. (Jesus is both fully God and fully human). 

2.  Kehidupan Yesus sebagai manusia memiliki titik awal, yaitu ketika Yesus ada dalam kandungan Maria. Tapi penting untuk diingat, sebenarnya Allah Anak sudah ada sejak dulu — bahkan sebelum penciptaan dunia. Itulah yang dikatakan AYAT HAFALAN kita:

AYAT HAFALAN:

Yohanes 1:1-2 (AYT) - Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Firman itu telah bersama-sama dengan Allah sejak semula.

John 1:1-2 (ESV) - In the beginning was the Word, and the Word was with God, and the Word was God. He was with God in the beginning.