SUMMARY 24 MEI 2026
UNIT 20 SESI 4
JUDUL : YESUS MEMANGGIL MURID-MURID
PEMBICARA : KAK NIKO, KAK PAOLINE, KAK LYDIA
Di abad pertama, rabi adalah gelar yang diberikan kepada ahli hukum Musa yang disegani. Seorang rabi mempelajari Kitab Suci dan mengajar lewat khotbah dan tulisan. Orang-orang Yahudi ingin menghormati Allah dalam cara hidup mereka, dan mereka meminta para rabi untuk mengajari mereka tentang cara berperilaku.

Kata rabi diterjemahkan sebagai “tuanku.” Orang Yahudi akan mencari seorang rabi dan meminta izin untuk mengikutinya. Seorang rabi hanya akan memilih beberapa murid yang sangat cakap untuk menjadi muridnya. Jika seorang murid tidak diterima oleh seorang rabi, kemungkinan besar dia akan pulang ke rumah untuk belajar berdagang. Mereka yang dipilih untuk menjadi murid seorang rabi akan mengikutinya ke mana-mana. Mereka belajar dari rabi itu cara berpikir dan bertindak. Mereka memercayai rabi itu, dan belajar untuk menjadi seperti dia.
Ketika Yesus memilih murid-murid-Nya, strategi-Nya tidak biasa. Bukannya menunggu murid-murid datang kepada-Nya, Yesus mencari murid-murid-Nya di antara orang-orang yang mengikuti-Nya. Dia mendapati mereka bekerja— menangkap ikan dan memperbaiki jala. Beberapa murid Yesus diperkenalkan kepada-Nya oleh teman-teman mereka. Dia mendekati orang-orang biasa ini dan berkata, “Ikuti Aku.” Tanggapan mereka? “mereka segera .. mengikuti Dia” (Mat. 4:20,22).

Dua Belas orang —Simon (Petrus) dan saudaranya Andreas; Yakobus dan Yohanes; Filipus; Bartolomeus; Matius; Tomas; Yakobus, putra Alfeus; Tadeus; Simon; dan Yudas—menghabiskan waktu bersama Yesus selama pelayanan-Nya. Yesus mengajari mereka cara hidup dalam terang kerajaan Allah. Dia menugaskan mereka untuk mengajar orang lain tentang Dia. Kabar baik tentang Yesus terlalu besar untuk tidak dibagikan kepada seluruh dunia.
Panggilan untuk mengikuti Yesus bukanlah panggilan yang mudah. Yesus berkata, “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku” (Mat. 16:24). Yesus memanggil kita untuk melakukan hal yang sama—menyerahkan hidup kita untuk rencana-Nya dan bahkan mungkin untuk mati. “Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya” (Mat. 16:25).

Yesus datang ke bumi untuk menunjukkan seperti apa Allah itu dan untuk menyelamatkan manusia dari dosa mereka. Ini adalah berita baik! Yesus memberi tahu murid-murid-Nya untuk memberi tahu orang lain tentang Dia, dan kita adalah murid Yesus ketika kita percaya kepada-Nya. Setiap orang di dunia perlu mendengar kabar baik tentang Yesus.
POIN DISKUSI BAGI KELUARGA :


AYAT KUNCI HAFALAN:
Yohanes 3:30 (TB) Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.
John 3:30 (ESV) He must increase, but I must decrease.