SUMMARY 11 OKTOBER 2026
UNIT 25 SESI 4
JUDUL : YESUS MEMBANGKITKAN LAZARUS (YOHANES 11)
PEMBICARA : KAK OLIVE, KAK RAIN, KAK YESANYA

Yesus menerima kabar bahwa sahabat-Nya Lazarus sakit. Lazarus adalah saudara Maria dan Marta. Mereka tinggal di kota Betania, yang jaraknya kira-kira tiga KM dari Yerusalem. Maria dan Marta mengirim pesan kepada Yesus, dengan harapan Dia segera datang.
Yesus mengasihi Maria, Marta, dan Lazarus; namun Dia tetap tinggal di tempat itu, dan Lazarus meninggal. Mengapa Yesus melakukan hal itu? Yesus berkata bahwa penyakit Lazarus “akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan” (Yohanes 11:4). Dia berkata bahwa Dia senang Dia tidak ada di sana ketika Lazarus meninggal agar para murid dapat percaya. (Yohanes 11:15) Waktu Yesus selalu tepat, dan Dia bertindak—atau tidak—semuanya untuk kemuliaan Allah.
Pada saat Yesus tiba di Betania, Lazarus telah berada di dalam kubur selama empat hari. Marta pergi untuk menemui Yesus. Dia berkata kepada-Nya, “Tuhan, jika Engkau ada di sini, saudaraku tidak akan mati.” Yesus telah menunjukkan kuasa-Nya untuk menyembuhkan orang yang sakit. Meski begitu, Marta percaya Yesus bisa melakukan mukjizat.
Yesus berkata kepada Marta, “Akulah kebangkitan dan hidup” (Yohanes 11:25). Yesus adalah sumber kehidupan—kehidupan kekal yang tidak dapat dihancurkan oleh kematian. Orang percaya tidak perlu takut mati karena kematian jasmani bukanlah akhir (Lihat Yohanes 11:25-26). Yesus menanggung kematian bagi kita sehingga ketika kita meninggalkan tubuh jasmani kita, jiwa kita bersama Allah. (Lihat 2 Kor 5:8.)
Yesus membangkitkan Lazarus dari kematian. Hal ini dengan jelas menyatakan bahwa Dia adalah Mesias, dan klaim Yesus sebagai Anak Allah membuatnya mengalami kematian di kayu salib. Yesus membangkitkan Lazarus karena Dia tahu sebentar lagi Dia juga akan mati dan bangkit lagi.
Ketika Yesus membangkitkan Lazarus dari kematian, Dia menunjukkan bahwa Dia berkuasa atas kematian. Yesus mati di kayu salib untuk dosa-dosa kita dan bangkit dari kematian. Dia memberikan hidup yang kekal bagi mereka yang percaya kepada-Nya.

POIN DISKUSI BAGI KELUARGA:
1. A). Mengapa Yesus tidak datang sebelum Lazarus mati? (Untuk menyatakan kemuliaan Allah.)
B). Apakah Yesus berkuasa atas kematian? (Ya). Dari mana kalian tahu? (Yesus membangkitkan Lazarus sesudah ia mati selama 4 hari.)
C). Penyakit dan kematian adalah hal yang buruk. Tapi Lazarus hidup kembali adalah hal yang baik. Siapa yang bisa mengubah hal buruk menjadi baik supaya nampak kemuliaan Allah? (Yesus!)
2. A). Setiap orang sudah berdosa dan upah dosa adalah kematian. Tapi Yesus menjanjikan kehidupan yang kekal. Apa yang Yesus katakana di Yohanes 11:25? (Yesus berkata, “Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati.”)
B). Apa maksud dari perkataan Yesus di Yoh 11:26 itu? (Meskipun kita semua akan menghadapi kematian jasmani suatu hari nanti, kita dapat yakin bahwa kematian dan kebangkitan Yesus membuka jalan bagi kita untuk dibangkitkan juga. Kita akan hidup bersama Allah selamanya. Kita akan hidup walaupun kita sudah mati.)
3. Apakah kita boleh merasa sedih saat orang yang kita kasihi meninggal? tentu kita boleh merasa sedih saat orang yang kita kasihi meninggal, karena keluarga dan sahabat adalah pemberian Tuhan yang indah bagi kita. Tuhan mau kita menghargai dan mengasihi mereka. Tapi dalam kesedihan, kita bisa terhibur karena kematian bagi orang percaya hanya sementara! Kelak waktu Yesus datang kembali, Dia akan membangkitkan kita dan membawa kita hidup bersama Allah selamanya. Kita akan hidup walaupun kita sudah mati!)
4. Ketika Allah menciptakan dunia, Dia tidak menciptakan penyakit dan kematian. Itu semua terjadi karena dosa telah merusak ciptaan-Nya. Tetapi Allah menunjukkan kasih dan kuasa-Nya atas ciptaan-Nya melalui Yesus, yang sudah mengalahkan dosa dan kematian.Ini mengingatkan kita pada PERTANYAAN GAMBAR BESAR :
❖ Bagaimana cara Allah memelihara ciptaan-Nya? (How does God care for His creation?)
❖ Jawaban : Allah mengasihi dan memerintah ciptaan-Nya sesuai dengan rencana-Nya yang sempurna. (God loves and rules over His creation according to His perfect plan.)
5. Ayat hafalan mengajar bahwa: Semua orang dilahirkan dalam dosa. Kita tidak bisa menyelamatkan diri kita sendiri dari kerajaan kegelapan. Syukurlah, Yesus adalah kebangkitan dan hidup! Dia menyelamatkan kita dari dosa, memberi kita hidup baru, dan menjadikan kita warga kerajaan-Nya yang kekal!

AYAT KUNCI HAFALAN:
Kolose 1:13 (VMD) Allah telah membebaskan kita dari kuasa kegelapan dan membawa kita ke dalam Kerajaan Anak yang dikasihi-Nya.
Colossians 1:13 (ERV) God made us free from the power of darkness. And He brought us into the kingdom of His dear Son.
