"Healing Heart & Emotion

Kata-kata "Healing" dan "Self-love" sering kali kita dengar, akhir-akhir ini. Healing adalah memenangkan diri dari hektiknya kesibukan hari-hari kita. istilah self-love banyak digaungkan di media sosial. Istilah ini begitu populer sejak kesadaran akan pentingnya kesehatan mental. Apalagi sakit hati, tersinggung, perasaan tertekan, depresi, beban mental menjadi masalah yang tak terelakkan dan kita semua alami hari -hari ini.

 

Artinya kita semua butuh kebijaksanaan di dalam mengatur kehidupan batiniah (inner-life) kita, Kita pun juga membutuhkan hikmat untuk mengatasi masalah (menyembuhkan perasaan) kehidupan psikoogis serta kesehatan emosi dan mental kita. Apa kata Amsal mengenai hal ini? Ternyata Kitab Amsal juga banyak membahas bagaimana kita memiliki "inner-life" kehidupan batiniah yang sehat! Bagaimana kebenaran Injil menyembuhkan masalah batin dan emosi kita yang terluka atau mengalami sakit hati?

 

Temukan Jawabannya minggu ini bersama dengan our lead pastor Rev. Michael Chrisdion @mikegotee - "Hikmat Amsal melalui lensa Injil - wk13 - Healing Emotion & Heart"

KATEKISMUS REFORMASI

Pertanyaan Minggu ke-28

Apa yang terjadi setelah orang yang tidak dipersatukan dengan Kristus oleh iman meninggal dunia ?

Jawaban

Pada hari penghakiman mereka akan menerima hukuman yang mengerikan namun adil yang dijatuhkan kepada mereka. Mereka akan dibuang jauh dari hadapan Allah yang baik, dan masuk neraka untuk dihukum dengan adil dan memilukan, selama-lamanya.

Bacaan Ayat

Yohanes 3:16-18, 36

16Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

17Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.

18Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.

36Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.”