Ujian Dan Pencobaan

APAKAH ITU PARADOX?

 

 

Menurut KBBI, paradoks diartikan sebagai pernyataan yang seolah olah bertentangan (berlawanan) dengan pendapat umum atau kebenaran, tetapi kenyataannya mengandung kebenaran

 

Dalam satu kalimat ada dua hal yang bertentangan, contoh “merasa kesepian didalam keramaian kota“. Dua kata yang bercetak tebal yaitu “kesepian” dan “keramaian” adalah dua hal yang saling bertentangan. Keramaian merujuk pada keberadaan banyak orang di satu tempat. Sehingga dalam kondisi sesungguhnya seharusnya orang tersebut tidak merasa sendirian atau kesepian.

 

Meskipun memiliki dua kata yang bertentangan, namun keduanya menyatakan satu kebenaran. Contoh “tubuh tuanya mengandung semangat muda yang membara”. Kedua kata saling bertentangan namun kalimat yang dibentuk memiliki satu makna. Maknanya: Meskipun sudah tua tetapi masih bersemangat layaknya anak muda.

 

Menurut KBBI, paradoks diartikan sebagai pernyataan yang seolah olah bertentangan (berlawanan) dengan pendapat umum atau kebenaran, tetapi kenyataannya mengandung kebenaran

 

Dalam satu kalimat ada dua hal yang bertentangan, contoh “merasa kesepian didalam keramaian kota“. Dua kata yang bercetak tebal yaitu “kesepian” dan “keramaian” adalah dua hal yang saling bertentangan. Keramaian merujuk pada keberadaan banyak orang di satu tempat. Sehingga dalam kondisi sesungguhnya seharusnya orang tersebut tidak merasa sendirian atau kesepian.

 

Meskipun memiliki dua kata yang bertentangan, namun keduanya menyatakan satu kebenaran. Contoh “tubuh tuanya mengandung semangat muda yang membara”. Kedua kata saling bertentangan namun kalimat yang dibentuk memiliki satu makna. Maknanya: Meskipun sudah tua tetapi masih bersemangat layaknya anak muda.

 

KITAB YAKOBUS PENUH DENGAN PARADOKS

 

Yakobus 1:1(TSI)

1Kepada yang kekasih saudara-saudari seiman saya— yaitu kedua belas suku umat yang sekarang tersebar di seluruh dunia: Salam dari Yakobus, hamba Allah dan hamba dari Penguasa kita Kristus Yesus.

 

Saudara Yesus Kristus tetapi juga hamba Yesus Kristus

 

Kalau  Anda punya adik atau kakak dan kalau kita mengatakan kepada mereka bahwa Anda adalah “ Tuhan “ dan untuk meyakinkan mereka bahwa Anda dikandung dari Roh Kudus maka pasti Anda akan dikatakan sebagai orang gila.

 

 

Demikian juga seperti yang tertulis di Injil Markus 3:21 & 31

 

Mark 3:21&31(TB)

Waktu kaum keluarga-Nya mendengar hal itu, mereka datang hendak mengambil Dia (Yesus), sebab kata mereka Ia tidak waras lagi…

 

31 Lalu datanglah ibu dan saudara-saudara Yesus. Sementara mereka berdiri di luar, mereka menyuruh orang memanggil Dia.

 

Mengapa Yakobus bisa mengalami perubahan?

 

Yakobus akhirnya percaya pada saat dia melihat Yesus akhirnya mati dan bangkit dan menampakkan diri kepadanya. Dalam 1 Korintus 15:7  mencatat bahwa Yesus menampakkan diri kepada Yakobus dan memanggil dia menjadi salah satu rasul.

 

Yakobus ini juga menjadi pemimpin utama Gereja di Yerusalem yaitu Gereja yang pertama di dunia dan di catat bahwa Yakobus saudara Yesus memimpin Jemaat Yerusalem selama 30 Tahun yaitu tahun ketujuh pemerintahan Kaisar Nero.

 

Yakobus saudara Tuhan Yesus juga dikenal melakukan Taurat Yahudi dengan setia dimana pada waktu itu  ada dua golongan yaitu orang Yahudi yang menjadi Kristen yang masih melakukan Taurat Yahudi dan orang-orang yang Non Yahudi yang tidak melakukan Taurat.

 

Namun dia melakukan Taurat Yahudi dari Perspektif Kristen yaitu dalam bingkai Karunia Tuhan dan itulah sebabnya waktu kita membaca kitab Yakobus maka dia mendeskripsikan Paradox-Paradox  tersebut.

 

Pada akhirnya Yakous meninggal sebagai martir dan  dia tercatat mati sahid di rajam batu bahkan tercatat waktu dilempari batu maka dia berdoa seperti Yesus dan juga Stefanus yang berdoa “ Ampunilah mereka ya Bapa karena mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan “.

 

1. UJIAN PASTI DATANG

 

Yakobus 1:2 (TSI)

2 Saudara-saudari, setiap kali keyakinan kalian masing-masing diuji lewat berbagai kesusahan hendaklah kamu menganggap semuanya itu sebagai berkat yang membawa sukacita bagimu.

 

Yang menjadi pertanyaan bukan apakah ujian itu datang sebab ujian itu pasti datang namun yang menjadi pertanyaan adalah kapan ujian itu datang.

 

Ada banyak orang yang berpikir bahwa semakin dia rajin beribadah dan semakin dia dekat dengan Tuhan maka  ujian tidak akan dating atau tidak ada kesusahan yang terjadi. Itu adalah pemikiran yang salah sebab ujian dalam bentuk kesusahan pasti dating baik itu berupa masalah dalam perkawinan, hubungan, keuangan, perusahaan, pekerjaan, kesehatan,  masalah keluarga dan sebagainya. Dan Firman Tuhan mengatakan bahwa ketika kita mengalami ujian itu maka anggaplah sebagai berkat yang membawa sukacita saat kita menghadapi ujian

 

 

2. UJIAN IMAN ADALAH JALAN MENUJU KEDEWASAAN KITA DISEMPURNAKAN

 

Yakobus 1:3-4 (TSI)

3Karena kamu tahu bahwa setiap kali keyakinan kita diuji, hal itu membuat kita lebih dewasa untuk bertahan dalam keyakinan kita itu. 4Jadi biarlah kita semakin kuat untuk bertahan, supaya kita semakin dewasa dan semakin diperlengkapi, dengan tidak kekurangan apa-apa secara rohani.

 

Di dalam Kristus maka kita melihat ujian sebagai jalan untuk kita disempurnakan dan untuk menjadi lebih dewasa.

 

Berapa banyak pengalaman –pengalaman  kehidupan yang paling berkesan adalah justru pengalaman di mana kita mengalami sesuatu yang berat atau sesuatu yang tidak mudah tetapi melalui pengalaman-pengalaman tersebut kita biasanya belajar paling banyak.

 

Begitu juga dengan perjalanan iman kita maka  melalui masalah-masalah  dan pergumulan-pergumulan yang  ada maka Tuhan ingin memakai  semuanya itu untuk menyempurnakan kita.

 

3. UJIAN MENGINGATKAN KITA UNTUK MENYADARI BAHWA KITA BERGANTUNG KEPADA TUHAN

 

Yakobus 1:5 (TSI)

5Tetapi dalam suatu ujian iman, kalau kamu merasa kekurangan hikmat, mintalah hikmat dari Allah. Karena Allah sangat murah hati kepada semua orang, dan Dia tidak pernah tersinggung kalau kita meminta hal itu kepada-Nya. Karena itu mintalah, dan hikmat yang kamu perlukan akan diberikan kepadamu.

 

Kadang kalau kita mau jujur maka seringkali kita suka melupakan Tuhan ketika semuanya baik-baik saja  bahkan merasa sombong dan hebat ketika semua yang kita kerjakan berhasil. Tetapi ketika ada hal buruk terjadi maka yang terjadi bukan minta pertolongan Tuhan tetapii kita biasanya justru marah sama kepada Tuhan. Yakobus mengingatkan kepada kita bahwa ketika kita sedang menghadapi ujian maka janganlah kita memakai kekuatan sendiri tetapi ijinkan Tuhan bekerja dan mengubah pikiran kita. Hikmat disini yang dimaksudkan adalah yaitu ketika ada masalah maka kita memiliki kemampuan untuk melihat bahwa ada kebaikan dan anugerah Tuhan disana.

 

Yakobus 1:6-8 (TSI)

6Tetapi ketika kamu berdoa untuk hal itu, percayalah penuh dengan tidak ragu-ragu bahwa Allah bersedia memberikan hikmat yang kamu perlukan itu. Karena orang yang ragu-ragu sama seperti ombak yang ditiup oleh angin ke sana kemari. 7-8Orang seperti itu belum memutuskan dalam hatinya kalau dia akan percaya sepenuhnya dan mengandalkan TUHAN atau tidak. Dia tidak bisa maju karena pikirannya selalu berubah-ubah. Jadi orang yang seperti itu tidak usah berharap doanya akan dijawab TUHAN!

 

Yang dimaksudkan ayat ini bukan berarti Tuhan tidak menjawab tetapi sekalipun Tuhan menjawab namun kita tidak bisa melihatnya karena terlalu berfokus pada dirinya sendiri, pada masalah dan kelemahannya. Kita perlu menyadari bahwa Tuhan itu berdaulat dan dibalik semua permasalahan kita maka ada kebaikan Tuhan disana. Dan ketika kita tidak mengerti apa yang terjadi namun kita tetap percaya kepadaNya maka pandangan kita akan mengalami perubahan.

 

Ada cerita untuk lebih menjelaskan hal ini dalam Markus 9:20-24;

 

 

20 Lalu, mereka membawa anak itu kepada Yesus. Dan, ketika roh itu melihat Yesus, ia langsung mengguncang-guncangkan anak itu. Anak itu jatuh ke tanah dan terguling-guling dengan mulut yang mengeluarkan busa. 21Kemudian, Yesus bertanya kepada ayah anak itu, "Sudah berapa lama hal ini terjadi padanya?" Jawabnya, "Sejak masa kecil. 22 Dan, roh itu sudah sering melemparnya ke dalam api dan ke dalam air untuk menghancurkannya. Akan tetapi, jika Engkau dapat berbuat sesuatu, kasihani kami dan tolong kami. 23 Yesus berkata kepadanya, "Jika Engkau dapat? Segala sesuatu mungkin untuk mereka yang percaya. 24 Segera ayah anak itu menangis dan berseru, "Aku percaya! Tolonglah ketidakpercayaanku!

 

Melalui cerita ini kita bisa belajar bahwa ketika kita sedang menghadapi permasalahan yang berat dan kita tidak bisa melihat kebaikan Tuhan disana tetapi kita tetap memilih untuk memegang kebenaran bahwa Tuhan adalah Tuhan yang baik sebab hidup kita tidak ditentukan oleh situasi tetapi oleh kebenaran Firman Tuhan.

 

Ada quote dari Matt Chandler yang mengatakan :

 

Kalau saya punya Kristus dan kehilangan segala sesuatu yang saya miliki maka sebenarnya saya memiliki segala-galanya. Tetapi kalau saya memiliki segala sesuatu dan tidak memiliki Kristus maka sebenarnya saya sudah kehilangan segala galanya.

 

Kalau Sedang Mengalam Ujian Jangan Bandingkan Dengan Orang Lain.

 

Yakobus 1:9-10 (TSI)

9 Saudara-saudari seiman, kalau kamu miskin atau mempunyai kedudukan rendah, bersukacitalah! Karena Allah sudah memberikan kedudukan yang tinggi kepadamu— yaitu sebagai warga kerajaan-Nya. 10 Sedangkan kalau kamu kaya atau mempunyai kedudukan yang tinggi, bersukacitalah kalau kamu sudah menyadari bahwa kekayaan atau kedudukanmu itu hanyalah sementara saja. Karena orang kaya digambarkan seperti bunga tanaman liar yang cepat layu dan rontok.

 

Mengapa kita sering mengalami depresi yaitu karena kita membandingkan keadaan diri kita dengan orang lain yang sepertinya lebih baik dari kita padahal mereka sebenarnya memiliki masalah yang sama dengan kita.

 

Yakobus 1:11-12 (TSI)

11 Karena pada pagi hari ketika matahari semakin tinggi dan panas, tanaman itu menjadi kering dan bunganya segera rontok, dan keindahan bunga itu hilang. Begitu juga yang akan terjadi kepada setiap orang kaya. Dia akan mati pada waktu dia masih sibuk dengan segala usahanya.

12 Setiap kalian yang bertahan ketika keyakinanmu diuji oleh Allah lewat kesusahan hendaklah kamu bersukacita, karena kamu benar-benar akan diberkati Allah! Karena sesudah kamu lulus dari semua ujian itu, kamu akan diberikan mahkota ketika kamu masuk surga untuk hidup selama-lamanya— sesuai dengan janji Allah kepada kita semua yang mengasihi-Nya.

 

Pencobaan Dan Godaan Itu Berbeda Dengan Ujian

 

Berbagai macam pergumulan disebabkan oleh :

  • Dunia ada dibawah kutuk

  • Pekerjaan iblis

  • Konsekuensi dosa

Yakobus 1:16-17 (TSI)

16Saudara-saudari yang saya kasihi, janganlah berpikir salah tentang hal ini: 17Allah adalah sumber segala pemberian yang baik dan yang sempurna. Segala berkat itu turun dari Allah Bapa yang menciptakan semua benda penerang di langit. Tetapi Dia bukan seperti bulan— yang cahayanya tidak tetap dan sering berubah-ubah.

 

Apabila kita sedang mengalami ujian maka jangan salah berpikir atau jangan menyalahkan Tuhan serta jangan marah kepada Dia sebab  kita semestinya  memang layak mendapatkan semua kesengsaraan dunia ini karena memang kita hidup dalam dunia yang ada di bawah kutuk tetapi puji Tuhan ada kabar baik  yaitu  Tuhan memberi yang terbaik dan sempurna.

 

Yakobus  1:18 (TSI)

18 Sebagai contoh pemberian yang sempurna itu: Allah sudah memilih kita untuk menerima kelahiran baru melalui berita keselamatan yang benar dari Dia, supaya kita yang percaya akan berita itu menjadi umat kepunyaan Allah yang istimewa.

 

Perbedaan antara orang yang ada dalam Kristus dan diluar Kristus yaitu dalam penderitaan mereka tidak ada kemuliaan Tuhan tetapi dalam pergumulan dan masalah kita maka ada Tuhan disana. Dan Dia akan membawa kita dari iman yang satu  menuju iman lainnya serta menopang kita dengan kasih karuniaNya sehingga akhirnya kita dibawa dari kemuliaan yang satu menuju kemuliaan yang lain. Tuhan yang sempurna itu ada bersama kita dan Dia menciptakan kita untuk kemuliaanNya sehingga ada kemuliaan dalam pergumulan kita.