God Saves His People Through A Queen

God Save His People Through A Queen

Ayat Bacaan:

Ester 7:4-10; 8:1-2

Ringkasan Khotbah:

Firman Tuhan ini berisi tentang pertolongan Tuhan terhadap bagi Yahudi dari kejahatan Haman melalui Ester. Bangsa Israel menghadapi sesuatu yang membuat mereka putus asa.

Kitab Ester memang tidak mencantumkan nama “Tuhan”, tetapi bukan berarti Ia tidak bekerja. Setiap kita tidak terhindarkan dari kemungkinan untuk merasa putus asa. Tetapi Allah tetap bekerja bagi setiap kita.

Melalui kuasa Injil dan kasih karunia-Nya, kita diselamatkan dan memiliki harapan. Setiap pergumulan kita yang terjadi tidak membuat Allah lepas kendali. Ia selalu menyertai kita.

Pertanyaan Diskusi:

1. Apakah kamu pernah merasa putus asa? Tips Respons (Ambillah waktu untuk anak remaja Anda merenungkan apakah ada situasi di mana dirinya merasa putus asa. Bantu dia menemukan apakah perasaan putus asa itu masih menghantuinya).

2. Apakah kamu percaya bahwa Tuhan Yesus mampu memberikan pengharapan di tengah kesulitanmu? Tips Respons (Bimbing anak remaja Anda untuk menyadari bahwa pengorbanan Yesus Kristus adalah jaminan pengharapan dalam hidupnya. Ajak dia untuk percaya bahwa Kristus adalah Pribadi sempurna yang menyertai dalam seluruh aspek kehidupannya).

3. Bagaimana kebenaran Injil meneguhkanmu untuk tetap percaya? Tips Respons (Tuntun anak remaja Anda untuk menyadari bahwa meskipun kondisi yang dia alami sulit dan berat, bukan berarti Tuhan diam dan tidak bekerja. Tetapi Ia bekerja di balik layar, dan Ia tetap setia kepada kita. Kesetiaan Tuhan dinyatakan melalui pengorbanan Kristus dan di situlah kita bisa tenang di dalam-Nya).

Christ Connection:

Kita melihat bagaimana Allah bekerja di balik layar, menyelamatkan umat-Nya dari ancaman pemusnahan melalui keberanian Ester. Tapi, kisah ini hanya bayangan dari karya penyelamatan yang jauh lebih besar yang dilakukan oleh Yesus Kristus. Yesus tidak hanya mempertaruhkan nyawa-Nya untuk menyelamatkan umat-Nya, tetapi benar-benar menyerahkan nyawa-Nya di kayu salib. Jika Ester masuk ke hadapan raja Persia dengan risiko dihukum mati, Yesus masuk ke hadapan murka Allah yang adil demi menanggung dosa-dosa kita. Ester berjuang demi membebaskan bangsanya dari kematian fisik, tetapi Yesus membebaskan kita dari kematian kekal.