SANG MESIAS YANG DIJANJIKAN
MATIUS 15-17

 

Peristiwa transfigurasi menegaskan tanpa keraguan bahwa Yesus adalah Mesias yang telah dijanjikan, Dia yang datang membawa keselamatan bagi kita.

 

Matius mengajak kita melihat salah satu peristiwa yang paling luar biasa dalam seluruh Alkitab, yaitu peristiwa transfigurasi Yesus: “Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja. Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang. \Maka nampak kepada mereka Musa dan Elia sedang berbicara dengan Dia.  Kata Petrus kepada Yesus: "Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Jika Engkau mau, biarlah kudirikan di sini tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia." Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia." Mendengar itu tersungkurlah murid-murid-Nya dan mereka sangat ketakutan. Lalu Yesus datang kepada mereka dan menyentuh mereka sambil berkata: "Berdirilah, jangan takut!" Dan ketika mereka mengangkat kepala, mereka tidak melihat seorangpun kecuali Yesus seorang diri.” (Mat. 17:1–8).

 

Untuk sesaat, kemuliaan ilahi Yesus yang kekal dinyatakan kepada Petrus, Yakobus, dan Yohanes. Mereka melihat sesuatu yang selama ini tidak dapat mereka lihat dengan mata biasa. Ingatlah bahwa Yesus adalah sepenuhnya Allah dan sepenuhnya manusia. Yesus bukan hanya seorang manusia dari Betlehem. Yesus adalah Allah yang menjadi manusia. Dalam peristiwa ini, Tuhan memberikan kepada para murid kepastian bahwa Yesus benar-benar adalah Mesias yang dijanjikan. Wajah Yesus bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih seperti terang. Keilahian Yesus dinyatakan dengan jelas. Peristiwa yang begitu luar biasa dan mampu mengubahkan hati serta kehidupan ini seharusnya membawa kita berlutut dalam kekaguman, penyembahan, dan pujian kepada-Nya.

 

Namun, ada hal lain yang penting. Di satu sisi Yesus muncul Musa, dan di sisi lainnya muncul Elia. Mengapa mereka hadir? Apa yang kedua tokoh Perjanjian Lama ini tunjukkan tentang Yesus? Musa mewakili Hukum Taurat dalam Perjanjian Lama, sedangkan Elia mewakili para nabi. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa Yesus adalah penggenapan dari Hukum Taurat dan Pribadi yang menggenapi nubuat dan janji para nabi. Semua yang Allah janjikan melalui Perjanjian Lama menemukan penggenapannya di dalam Kristus.

 

Lalu, terdengar suara dari awan, “Dengarkanlah Dia” (ay. 5). Para murid tersungkur karena ketakutan. Yesus kemudian menyentuh mereka dan menenangkan ketakutan mereka. Ketika mereka melihat kembali, mereka tidak melihat siapa pun selain Yesus. Allah sedang mengarahkan perhatian para murid kepada Yesus. Bukan kepada Musa, bukan kepada Elia, melainkan kepada Yesus. Dan ini sangat penting bagi kita. Kita sering kali merasa takut dan ragu. Kita bertanya-tanya apakah Yesus benar-benar dapat dipercaya. Kita bisa merasa tidak yakin ketika menghadapi masalah dan tidak memahami apa yang sedang Tuhan kerjakan. Tetapi melalui peristiwa ini kita diingatkan bahwa Yesus adalah Tuhan yang membawa keselamatan bagi kita.

 

Karena itu, ketika kita sedang takut, lihatlah kepada Yesus. Ketika kita ragu, dengarkanlah Yesus. Ketika kita tidak memahami apa yang sedang terjadi, tetaplah percaya kepada Yesus. Transfigurasi mengingatkan kita bahwa Yesus bukan sekadar guru yang baik atau manusia biasa. Dia adalah Mesias yang dijanjikan, Anak Allah yang mulia, dan Juruselamat yang datang untuk melakukan bagi kita apa yang tidak mungkin kita lakukan bagi diri kita sendiri.

 

Refleksi
Bacalah 1 Korintus 15:1-5 untuk pendalaman lebih lanjut dan jawablah pertanyaan reflektif hari ini:

  1. Apa yang Anda pelajari tentang Tuhan dari renungan ini?
  2. Apa yang Anda pelajari tentang dirimu dari renungan ini?
  3. Apa yang perlu Anda pertobatkan dan terapkan hari ini?

 

Bacaan Alkitab Setahun: Matius 15-17