DIPULIHKAN OLEH ANUGERAH ALLAH
MAZMUR 80–85

 

Anugerah Injil tidak hanya menjanjikan pengampunan, tetapi juga pemulihan. Allah tidak hanya memulihkan hubungan kita dengan diri-Nya, tetapi juga memulihkan apa yang telah dirusakkan oleh dosa.

 

Pernahkah Anda melihat sebuah rumah tua yang sedang direnovasi? Dari luar, rumah itu mungkin terlihat rusak dan tidak layak huni. Ada bagian yang harus dibongkar, ada yang harus diperbaiki, ada yang harus diganti, dan ada yang harus dibangun kembali. Prosesnya sering kali panjang, berantakan, dan tidak selalu nyaman untuk dilihat. Namun tujuan akhirnya adalah pemulihan. Rumah yang rusak itu akan menjadi baru kembali.

 

Sebagaimana seorang tukang bangunan menggunakan berbagai macam alat untuk memulihkan sebuah rumah, demikian juga Allah memakai berbagai cara untuk memulihkan apa yang telah dirusakkan oleh dosa. Sang Pemulih yang Agung mengetahui dengan tepat alat apa yang harus digunakan dan kapan waktu yang tepat untuk menggunakannya agar apa yang rusak dapat dipulihkan kembali. Dosa telah merusak begitu banyak hal. Dosa merusak hubungan kita dengan Tuhan, merusak hati kita, merusak cara kita berpikir, merusak hubungan dengan sesama, bahkan membawa kerusakan ke dalam dunia yang kita tinggali. Karena itu, setiap kita adalah orang-orang yang membutuhkan pemulihan.

 

Mazmur 80 adalah doa memohon pemulihan, sebuah doa yang layak kita panjatkan berulang kali sampai Allah menyempurnakan pekerjaan-Nya. Pemazmur menyerukan: "Ya Tuhan, Allah semesta alam, pulihkanlah kami, buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat." (Mzm. 80:20). Pemazmur menyadari bahwa pemulihan sejati hanya dapat datang dari Tuhan. Karena itu ia berulang kali berseru agar Tuhan memalingkan wajah-Nya kepada umat-Nya dan menunjukkan kasih karunia-Nya. Ia tahu bahwa hanya Tuhan yang dapat memberikan kehidupan baru kepada hati yang lelah, memulihkan hubungan yang rusak, dan mengangkat umat-Nya dari kehancuran.

 

Bukankah kita juga membutuhkan doa yang sama? Mungkin ada bagian hidup Anda yang terasa rusak saat ini. Mungkin ada dosa yang terus Anda pergumulkan. Mungkin ada hubungan yang retak, pengharapan yang pudar, atau luka yang belum sembuh. Mungkin Anda merasa seperti sebuah rumah yang membutuhkan banyak perbaikan. Mazmur 80 mengingatkan bahwa Anda dapat datang kepada Tuhan dan berseru, "Pulihkanlah aku, ya Tuhan." Dan Tuhan mendengar doa itu.

 

Dia bukan hanya Allah yang mengampuni dosa. Dia juga Allah yang memulihkan. Dia sedang bekerja untuk membentuk kembali apa yang telah dirusak oleh dosa dan menjadikan hidup umat-Nya sesuai dengan tujuan-Nya semula. Kadang-kadang proses itu tidak mudah. Ada bagian dalam hidup kita yang harus dibongkar sebelum dibangun kembali. Ada kebiasaan yang harus ditinggalkan, ada dosa yang harus dimatikan, dan ada pelajaran yang harus dipelajari. Namun semua itu dilakukan oleh tangan Tuhan yang penuh kasih dan hikmat.

 

Kabar baik Injil adalah bahwa Yesus Kristus datang bukan hanya untuk mengampuni dosa kita, tetapi juga untuk memulihkan kita. Melalui salib-Nya, Ia mendamaikan kita dengan Allah. Melalui karya Roh Kudus, Ia terus membentuk dan memperbarui hidup kita hari demi hari. Melalui Yesus Kristus, Tuhan telah memulai pekerjaan pemulihan itu. Dan Dia tidak akan berhenti sampai pekerjaan-Nya selesai.

 

Karena itu, di mana pun Anda membutuhkan pemulihan hari ini, datanglah kepada Tuhan. Percayalah kepada anugerah-Nya. Serahkan hidup Anda kepada tangan Sang Pemulih yang sempurna. Dia tahu apa yang rusak. Dia tahu cara memperbaikinya. Dan pemulihan yang sempurna suatu hari akan mencapai kepenuhannya ketika kita bersama-Nya dalam kemuliaan. 

 

Refleksi
Bacalah Efesus 2:8–10 untuk pendalaman lebih lanjut dan jawablah pertanyaan reflektif hari ini:

 

  1. Apa yang Anda pelajari tentang Tuhan dari renungan ini?
  2. Apa yang Anda pelajari tentang dirimu dari renungan ini?
  3. Apa yang perlu Anda pertobatkan dan terapkan hari ini?

 

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 80-85