ALLAH TETAP DAN SEDANG BEKERJA
ESTER 1–5
Allah yang bekerja dalam terang juga bekerja dalam bayang-bayang. Jika Anda tidak melihat tangan-Nya, jangan cepat menyimpulkan bahwa Ia tidak sedang bekerja.
Sering kali, ketika Anda melihat kembali perjalanan hidup, semuanya terasa seperti rangkaian peristiwa biasa tanpa campur tangan Tuhan. Bahkan dalam masa-masa yang penuh luka, kebingungan, atau penantian panjang, Anda mungkin bertanya-tanya: "Apakah Tuhan benar-benar hadir? Apakah Ia sungguh peduli terhadap apa yang sedang saya alami?" Memang ada musim dalam hidup ketika pekerjaan Tuhan terlihat begitu jelas, seolah-olah berada dalam terang. Anda dapat dengan mudah melihat pertolongan-Nya, merasakan penyertaan-Nya, dan bersyukur atas jawaban-jawaban doa yang nyata. Tetapi ada juga musim ketika Tuhan terasa diam dan tersembunyi. Pada masa seperti itu, hati mudah dipenuhi pertanyaan dan keraguan, "Apakah Tuhan benar-benar dekat? Apakah Ia masih bekerja dalam hidup saya?"
Namun di sinilah Anda perlu mengingat satu kebenaran penting: Allah yang bekerja dalam terang juga tetap bekerja dalam bayang-bayang. Kuasa-Nya yang berdaulat dan kasih-Nya yang menyelamatkan tidak selalu terlihat dengan jelas, tetapi bukan berarti Ia tidak hadir atau tidak peduli. Allah tidak pernah meninggalkan umat-Nya, dan Ia tidak pernah gagal menepati janji-Nya. Ketika Anda tidak melihat bukti yang nyata, bukan berarti Ia berhenti bekerja.
Kitab Ester menolong Anda memahami kebenaran ini. Menariknya, di dalam kitab ini sama sekali tidak ada dicatat nama Allah secara langsung. Namun justru melalui kisah itulah kita belajar bahwa meskipun nama-Nya tidak disebutkan, kehadiran dan pekerjaan-Nya tetap nyata di sepanjang cerita. Allah tetap bekerja bahkan ketika nama-Nya seolah tidak terlihat. Allah bekerja di balik layar, Allah bekerja dalam “bayang-bayang” untuk mengangkat Ester ke posisi penting buat menyelamatkan umat-Nya. Melalui semua peristiwa itu, Allah sedang menjaga rencana keselamatan bagi dunia. Sebab dari bangsa itulah Sang Juruselamat akan datang, yang kelak memulihkan segala sesuatu yang telah dirusak oleh dosa.
Bayangkan jika kisah itu tidak terjadi. Bangsa Yahudi bisa saja dimusnahkan. Tanpa mereka, tidak akan ada kelahiran Mesias, tidak ada kehidupan sempurna dari Yesus Kristus, tidak ada kematian pengganti, tidak ada kebangkitan, dan tidak ada pengharapan bagi dunia. Segalanya akan berakhir dalam dosa.
Akhir dari kisah Ester yang luar biasa itu tidak bisa dijelaskan hanya melalui usaha atau kecerdikan manusia. Di balik semuanya, Allah sedang bekerja mengatur keadaan, menggerakkan hati manusia, dan menentukan hasil akhirnya. Anda boleh menghargai keberanian Mordekhai dan Ester, tetapi Allah tetap menjadi pusat dari semuanya. Pemeliharaan-Nya memastikan bahwa rencana penebusan-Nya tidak akan pernah gagal.
Mungkin hari ini Anda belum melihat dengan jelas apa yang Tuhan sedang kerjakan dalam hidup Anda. Atau mungkin sampai detik ini, Anda ingin melihat Allah bekerja dengan cara yang besar dan nyata. Namun Injil mengingatkan bahwa Allah juga bekerja melalui hal-hal yang tersembunyi, sederhana, bahkan melalui penderitaan dan penantian panjang. Salib Kristus sendiri tampak seperti kekalahan di mata dunia, tetapi justru di sanalah Allah sedang mengerjakan keselamatan terbesar bagi manusia berdosa.
Karena itu, ketika hidup terasa gelap dan Tuhan tampak diam, jangan cepat menyimpulkan bahwa Ia meninggalkanmu. Allah yang aktif dalam terang tetap aktif dalam bayang-bayang. Ia tetap menyertai, menopang, dan mengerjakan segala sesuatu untuk kemuliaan-Nya dan kebaikan umat-Nya.
Mungkin hari ini juga Anda belum melihat tangan Tuhan dengan jelas. Namun melalui Injil, kita tahu bahwa Allah yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri tidak mungkin berhenti memelihara anak-anak-Nya. Ketika kita tidak dapat melihat tangan Tuhan yang bekerja, kita tetap dapat mempercayai hati-Nya yang setia.
Refleksi
Bacalah Keluaran 3:7–9 untuk pendalaman lebih lanjut dan jawablah pertanyaan reflektif hari ini:
Bacaan Alkitab Setahun: Ester 1-5