PANGGILAN UTAMAMU: KESETIAAN
Sebab karena nama-Nya mereka telah berangkat dengan tidak menerima sesuatupun dari orang-orang yang tidak mengenal Allah. Kita wajib menerima orang-orang yang demikian, supaya kita boleh mengambil bagian dalam pekerjaan mereka untuk kebenaran. - 3 Yohanes 1:7−8
Sekitar 10 hingga 15 mil dari lepas pantai Prancis terletak segugus daratan yang disebut Kepulauan Channel. Pada tahun 1940, Jerman menginvasi dan mendudukinya. Di antara terowongan yang dibangun Jerman di salah satu pulau di sana, Pulau Jersey, ada plakat yang merinci tindakan murah hati dari beberapa wanita Pulau Jersey. Mereka tidak bisa ikut berperang tetapi mereka bisa merajut. Jadi mereka merajut sarung tangan, kaus kaki, helm pilot, sweater, dan mengirimkannya ke Angkatan Udara Kerajaan Inggris. Karena kemurahan hati mereka, saat beberapa penerbang terbang melawan pesawat-pesawat Jerman untuk melawan upaya Nazi Jerman yang ingin mengambil alih Eropa, mereka tidak merasa kedinginan.
Anda mungkin bertanya, Apa hebatnya? Para wanita ini hanya merajut. Namun, cobalah katakan itu kepada seorang penerbang yang harus menghadapi suhu beku dalam di tengah pertempuran! Baginya, kaus kaki dan sarung tangan itu bukanlah hal kecil. Para wanita dari Jersey itu memberikan kontribusi signifikan bagi upaya perang Sekutu dengan memenuhi kebutuhan yang sangat mendesak prajuritnya. Dalam pengertian ini, tanpa pernah menerbangkan pesawat, mereka adalah "rekan sekerja" para penerbang AU Inggris.
Perjanjian Baru berulang kali berbicara tentang orang-orang percaya yang bekerja bersama-sama sebagai "rekan sekerja." Dalam Filipi 2:25, Paulus bahkan menyebut Epafroditus sebagai "teman seperjuanganku". Rasul Paulus mungkin adalah misionaris dan penanam gereja paling berpengaruh sepanjang sejarah, tetapi ia pun tidak dapat menyelesaikan pelayanannya tanpa teman-teman sekerja dalam kebenaran, sebagaimana Yohanes juga menyebutnya.
Setiap orang dalam tubuh Kristus memiliki fungsi penting. Dalam istilah perang, beberapa dari kita adalah pilot, yang lain adalah mekanik, dan sebagian lagi adalah perajut—dan yang lain dari kita mungkin adalah peternak domba yang menyediakan wol! Mungkin masyarakat akan membuat kita menilai kontribusi ini, menciptakan semacam hierarki. Mungkin Anda tergoda untuk berpikir bahwa kontribusi Anda tidak signifikan. Namun, itulah cara kerja Kerajaan Allah. Seperti yang Paulus tulis, "Malahan justru anggota-anggota tubuh yang nampaknya paling lemah, yang paling dibutuhkan. Dan kepada anggota-anggota tubuh yang menurut pemandangan kita kurang terhormat, kita berikan penghormatan khusus. Dan terhadap anggota-anggota kita yang tidak elok, kita berikan perhatian khusus." (1Kor. 12:22-23).
Tuhanlah yang memilih dan menetapkan setiap kita untuk berfungsi di dalam tubuh-Nya. Yang paling penting bagi Tuhan adalah kesetiaan kita, apa pun tempat yang Ia percayakan. Tetaplah setia. Tuhan akan menguatkan engkau untuk melakukan panggilan-Nya—baik engkau berkhotbah, merajut, memainkan gitar, melayani di balik layar, mendoakan sesamamu atau melakukan apa pun untuk kemuliaan Kristus. Lakukan bagianmu. Ketika kamu memberikan apa yang kamu bisa, Tuhan dapat memakai itu untuk pekerjaan-Nya yang besar.
Refleksi
Bacalah 3 Yohanes dan jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut:
1. Kebenaran Injil mana yang mengubahkan hati saya?
2. Hal apa yang perlu saya pertobatkan?
3. Apa yang bisa saya terapkan hari ini?
Bacaan Alkitab Setahun: 2 Tawarikh 10-12; Lukas 6:27-49