SELURUH ALKITAB MENUNJUK KEPADA YESUS
ZAKHARIA 8-14

 

Alkitab bukan sekadar kumpulan cerita yang berdiri sendiri; Alkitab adalah satu kisah besar yang utuh. Alkitab juga bukan sekadar kumpulan janji yang terpisah-pisah; semua janji itu pada akhirnya digenapi di dalam Yesus.

 

Ketika kita membuka Alkitab untuk membaca firman Tuhan setiap hari, kita perlu mengingat hal ini. Alkitab bukan sekadar kumpulan cerita yang masing-masing memiliki pesan moral untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Alkitab juga bukan hanya kumpulan prinsip-prinsip hikmat yang bertujuan membuat hidupmu menjadi lebih baik. Alkitab bukan pula buku teori teologi yang hanya memberi kita pengetahuan tentang Tuhan. Alkitab adalah kisah besar tentang rencana penebusan Allah.

 

Alkitab memiliki banyak kitab dan banyak cerita, tetapi semuanya merupakan bagian dari satu cerita yang utuh. Kita bisa melihat bagaimana dunia ini diciptakan, bagaimana dosa masuk dan merusak dunia, bagaimana Tuhan berjanji untuk memperbaikinya, dan seperti apa dunia ini nantinya ketika segala sesuatu dipulihkan. Dan di dalam seluruh kisah itu, hanya ada satu tokoh utama: Yesus. Yesus adalah Pribadi yang dibicarakan oleh nubuat-nubuat Perjanjian Lama. Dia adalah Pribadi yang kehidupan dan karya-Nya menjadi dasar Perjanjian Baru. Alkitab pada akhirnya adalah kisah tentang Yesus. Karena itu, ketika membaca Alkitab, kita perlu melihatnya sebagai satu kesatuan.

 

Salah satu bagian yang menunjukkan kesatuan ini dengan jelas adalah kitab Zakharia. Kitab ini merupakan salah satu kitab Perjanjian Lama yang paling banyak dikutip oleh para penulis Perjanjian Baru. Dengan pertolongan Roh Kudus, para penulis Perjanjian Baru memahami bahwa banyak nubuat yang diberikan kepada Israel pada akhirnya menunjuk kepada kedatangan, kehidupan, penderitaan, kematian, dan karya penebusan Yesus. Mereka memahami bahwa beberapa nubuat memiliki penggenapan pada zaman mereka, tetapi penggenapan akhirnya menunjuk kepada Yesus. Jika para penulis Perjanjian Baru, di bawah tuntunan Roh Kudus, membaca Perjanjian Lama dan melihat Yesus di dalamnya, maka kita pun perlu belajar membaca Perjanjian Lama dengan cara yang sama.

 

Salah satu bagian yang sangat jelas menunjuk kepada Yesus terdapat dalam bagian ini: “Bersorak-soraklah dengan nyaring, hai puteri Sion, bersorak-sorailah, hai puteri Yerusalem! Lihat, rajamu datang kepadamu; ia adil dan jaya. Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda. (Zak. 9:9).

 

Injil Matius mengutip bagian ini ketika Yesus masuk ke Yerusalem dengan penuh kemenangan. Di kota itulah Ia akan diadili atas kejahatan yang tidak pernah Ia lakukan, menderita dan mati untuk menanggung dosa kita, lalu bangkit dan naik ke surga dalam kemenangan untuk duduk di sebelah kanan Bapa-Nya (Mat. 21:5).

 

Yesus adalah Raja yang rendah hati. Ia datang bukan untuk mendirikan kerajaan duniawi, melainkan untuk menderita dan mati, supaya kerajaan-Nya memerintah di dalam hati setiap orang yang percaya kepada-Nya, dan supaya kelak kerajaan-Nya yang sempurna datang.

 

Zakharia tidak sedang berbicara hanya tentang seorang raja duniawi yang telah dijanjikan. Ia sedang berbicara tentang Raja di atas segala raja, yang juga adalah Anak Domba yang dikorbankan. Dari sini kita bisa melihat pengharapan Injil. Kita diyakinkan bahwa hanya ada satu pengharapan, baik untuk hidup ini maupun untuk kehidupan yang akan datang Yesus.

 

Karena itu, bacalah Alkitab bukan hanya untuk mencari pelajaran moral, tetapi untuk mengenal Yesus. Seluruh cerita Alkitab menemukan penggenapannya di dalam Dia. Dan karena Yesus adalah pusat cerita itu, kita memiliki pengharapan yang pasti: ada satu Raja, satu Juruselamat, dan satu Pribadi yang menjadi dasar keselamatan kita yaitu Yesus Kristus.

 

Refleksi
Bacalah Matius 21:1-11 untuk pendalaman lebih lanjut dan jawablah pertanyaan reflektif hari ini:

 

  1. Apa yang Anda pelajari tentang Tuhan dari renungan ini?
  2. Apa yang Anda pelajari tentang dirimu dari renungan ini?
  3. Apa yang perlu Anda pertobatkan dan terapkan hari ini?

 

Bacaan Alkitab Setahun: Zakharia 8-14