PENGHARAPAN YANG MENANTI KITA
YESAYA 63–66
Sebagai anak-anak Allah, kita sedang berjalan menuju langit yang baru dan bumi yang baru, tempat setiap akibat dosa akan dilenyapkan untuk selama-lamanya.
Alkitab dengan jujur menggambarkan betapa rusaknya dunia yang telah jatuh ke dalam dosa. Namun, Alkitab tidak membiarkan kita hidup dalam kesedihan atau tanpa pengharapan. Kisah besar penebusan yang Allah kerjakan tidak berakhir dengan ketidakpastian, seolah-olah kita tidak mengetahui ke mana semua ini sedang menuju.
Dalam hikmat-Nya, Allah memang tidak menyatakan segala sesuatu kepada kita, sebab pikiran kita yang terbatas tidak sanggup memahami seluruh rencana-Nya. Namun, Allah dengan jelas memberitahukan ke mana arah kisah penebusan ini. Di berbagai bagian firman-Nya, Ia memberikan sekilas gambaran tentang kemuliaan yang akan datang. Seolah-olah Allah membuka tirai untuk sesaat, sehingga kita dapat melihat sekilas kemuliaan yang telah Ia sediakan bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya.
Pengharapan inilah yang memampukan kita hidup dalam kekudusan dan memberi kekuatan untuk tetap bertahan di tengah berbagai kesulitan hidup. Seperti orang tua yang menghibur anak-anaknya dalam perjalanan panjang dengan menunjukkan tujuan indah yang sedang mereka tuju, demikian pula Allah memperlihatkan kepada kita sekilas tentang masa depan yang telah Ia sediakan.
Salah satu gambaran itu terdapat dalam Yesaya 65:17-19: "Sebab sesungguhnya, Aku menciptakan langit yang baru dan bumi yang baru; hal-hal yang dahulu tidak akan diingat lagi, dan tidak akan timbul lagi dalam hati. Tetapi bergiranglah dan bersorak-sorak untuk selama-lamanya atas apa yang Kuciptakan, sebab sesungguhnya, Aku menciptakan Yerusalem penuh sorak-sorak dan penduduknya penuh kegirangan. Aku akan bersorak-sorak karena Yerusalem, dan bergirang karena umat-Ku; di dalamnya tidak akan kedengaran lagi bunyi tangisan dan bunyi erangpun tidak.”
Firman ini menggambarkan tujuan akhir setiap anak Allah. Ada tiga janji besar yang Allah berikan kepada setiap orang yang telah ditebus oleh anugerah-Nya.
1. Allah akan menciptakan langit yang baru dan bumi yang baru.
Segala kerusakan yang ditimbulkan oleh dosa atas ciptaan Allah akan disingkirkan untuk selama-lamanya. Tidak akan ada lagi dosa, penderitaan, ketidakadilan, pemerintahan yang jahat, kerusakan alam, kekerasan, kebencian, dusta, maupun segala akibat dosa lainnya. Dosa akan dikalahkan sepenuhnya.
2. Hal-hal yang dahulu tidak akan membebani kita lagi.
Kita tidak lagi dibebani oleh luka, penyesalan, dan pengalaman hidup di dunia yang telah jatuh ke dalam dosa. Dengan pikiran yang diperbarui, kita akan menikmati sepenuhnya kemuliaan tempat kediaman kita yang baru bersama Allah.
3. Tidak akan terdengar lagi suara tangisan.
Allah sendiri akan menghapus setiap air mata dari mata anak-anak-Nya. Tidak akan ada lagi alasan untuk menangis, sebab dukacita tidak akan pernah ada lagi. Betapa indahnya kehidupan yang bebas dari segala kesedihan untuk selama-lamanya.
Janji ini bukanlah angan-angan atau khayalan. Janji ini digenapi dan dijamin melalui Yesus Kristus. Melalui kematian dan kebangkitan-Nya, Kristus telah mengalahkan dosa, maut, dan Iblis. Kemenangan itu belum kita nikmati sepenuhnya hari ini, tetapi suatu saat nanti Kristus akan datang kembali untuk menggenapi seluruh karya penebusan-Nya. Pada hari itu, langit yang baru dan bumi yang baru akan menjadi rumah kekal bagi semua orang yang percaya kepada-Nya. Karena itu, pengharapan kita adalah bahwa Kristus akan datang kembali dan menjadikan segala sesuatu baru. Masa depan kita tidak ditentukan oleh keadaan dunia yang terus memburuk, tetapi oleh janji Allah yang tidak mungkin gagal.
Inilah yang memberi kita kekuatan untuk bertahan. Kita memang masih berjalan melewati dunia yang penuh air mata, tetapi kita tahu ke mana perjalanan ini berakhir. Setiap langkah menuju kekekalan membawa kita semakin dekat kepada hari ketika dosa tidak lagi ada, maut dikalahkan untuk selama-lamanya, dan kita menikmati hadirat Allah tanpa batas.
Musim hidup apapun yang sedang Anda alami hari-hari ini, arahkan pandangan Anda kepada Kristus yang telah bangkit dan yang akan datang kembali. Di dalam Dia, masa depanmu telah terjamin. Langit yang baru dan bumi yang baru bukan sekadar impian, tetapi janji Allah yang pasti digenapi. Karena itu, hiduplah dengan iman, kekudusan, dan ketekunan, sebab setiap air mata yang kita alami sekarang akan digantikan dengan sukacita yang kekal ketika kita melihat Tuhan muka dengan muka.
Refleksi
Bacalah 1 Korintus 2:6–10 untuk pendalaman lebih lanjut dan jawablah pertanyaan reflektif hari ini:
Bacaan Alkitab Setahun: Yesaya 63-66