YEHUDA DITAWAN

Session 5 (Unit 15)

SUMMARY 7 DESEMBER 2025
UNIT 15 SESI 5
JUDUL                        : YEHUDA DITAWAN
PEMBICARA             : KAK SHIENNY & KAK NANA 

 

Selama puluhan tahun, para nabi menyampaikan peringatan dari Allah. Allah dengan sabar menunggu Umat-Nya untuk meninggalkan dosa mereka. Kerajaan Israel Utara telah jatuh ke tangan Asyur, dan nabi Yeremia menjelaskan dengan gamblang apa yang akan terjadi jika mereka tidak berbalik dari jalan jahat mereka. (Lihat Yer. 25:1-14.)

Tetapi rakyat Yehuda tidak mengubah cara hidup mereka. Kerajaan itu telah mengalami penurunan selama bertahun-tahun, terlepas dari upaya Raja Hizkia—dan kemudian, Yosia untuk mendorong pertobatan nasional. Ketika Raja Yosia meninggal, orang-orang kembali ke cara hidup lama mereka, menyembah berhala dan tidak menaati Tuhan.

Waktu penghakiman pun tiba. Allah memakai Nebukadnezar (raja Babel) untuk membawa bangsa Yehuda ke Babel di mana mereka akan hidup di pengasingan selama 70 tahun.

Nebukadnezar datang ke Yehuda ketika Yoyakim menjadi raja. Dia merantai Yoyakim dan membawanya ke Babel. Kemudian Yoyakhin menjadi raja. Nebukadnezar datang kembali dan menawannya juga. Banyak orang di Yehuda dibawa pergi, dan juga barang-barang berharga dari Bait Allah. Nebukadnezar lalu menjadikan Zedekia raja di Yerusalem.

Tetapi Zedekia memberontak melawan Nebukadnezar, dan Allah mencurahkan murka-Nya atas Yehuda. Nebukadnezar tidak menunjukkan belas kasihan kepada orang-orang Yerusalem. Orang Babel membakar Bait Allah dan istana raja. Mereka menghancurkan tembok Yerusalem. Pasukan Nebukadnezar membawa banyak rakyat Yehuda ke Babel sebagai tahanan; hanya petani miskin yang diizinkan untuk tinggal dan bekerja di Yehuda. Orang-orang ditawan di Babel dan  melayani raja Babel selama 70 tahun. 


Saat Anda mengajar anak-anak Anda, biarkan mereka tahu bahwa Allah melakukan hal benar dengan menghukum umat-Nya karena dosa mereka, tapi Dia menepati janji-Nya untuk memberikan raja lewat keluarga Daud. Pada akhirnya Allah menghukum dosa kita lewat Anak-Nya, Yesus, dan menjadikan-Nya Raja kita selamanya. Nabi Yeremia menceritakan apa yang akan terjadi selanjutnya: “Waktunya akan datang, bahwa Aku akan memulihkan keadaan umat-Ku Israel dan Yehuda.” (Yer. 30:3). Allah akan menyelamatkan Umat-Nya dari pengasingan dan membangkitkan Raja baru — Raja kekal— dari garis keturunan Daud. (Lihat Yer. 30:9).

POIN DISKUSI  BAGI KELUARGA:

  1. Diskusikan dengan anak Anda : Apakah dampak dosa dalam hidup kita?  (Dampak dosa a). dosa memisahkan kita dari Allah;  b). dosa menyakiti teman dan keluarga;  c). dosa menyakiti diri kita sendiri. Padahal rencana Allah saat menciptakan kita adalah agar kita mengasihi Dia dan hidup dengan sukacita. Tapi, waktu kita memilih dosa, kita tak bisa mengalami hal-hal terbaik yang Allah siapkan bagi kita.)
  2. Tanyakan kepada anak Anda apakah menurut mereka “Allah bertindak benar ketika Dia menghukum dosa umat-Nya ?” (Jelaskan bahwa Allah terlalu mengasihi kita untuk membiarkan dosa memisahkan kita dari Dia selamanya. Maka Allah mendisiplin bila kita berdosa, agar kita bertobat.)
  3. Bagaimana cara Allah menghukum dosa? (Diskusikan dengan anak Anda bahwa 2 cara Allah menghukum dosa : A]. Bagi yang percaya kepada Yesus, hukuman bagi dosa kita ditanggung oleh Yesus dengan mati di salib, sehingga orang percaya tidak akan menghadapi hukuman atas dosa! B]. Bagi mereka yang menolak Yesus - akan menghadapi hukuman atas dosa mereka. Allah itu kasih dan adil, maka semua dosa harus dihukum. Tapi Allah juga penuh rahmat dan kasih karunia, maka Ia memberikan jalan agar kita tidak perlu menanggung hukuman itu)
  4.  Bantu anak Anda menghafal dan memahami Pertanyaan Gambar Besar: “Apa rencana Allah untuk memperbaiki apa yang dirusak dosa?”  (“How did God plan to fix what sin broke
  • Jawaban untuk anak TK : Allah berencana mengutus Yesus.
  • Jawaban untuk anak kelas 1-6 : Sebelum dunia diciptakan, Allah sudah berencana mengutus Mesias untuk menyelamatkan orang berdosa.  (Before the creation of the world, God planned to send the Messiah to save sinners).

Ayat kunci yang kita hafalkan berisi janji Allah yang menunjuk kepada Yesus. Kita bisa bertobat dan minta Yesus untuk mengampuni kita! Lalu Allah memenuhi kita dengan Roh Kudus yang menyembuhkan kita dari dosa! Bantu anak Anda menghafal ayat hafalan di bawah ini.     

AYAT HAFALAN:

2 Tawarikh 7:14 (TB) jika umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka AKu akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.

2 Chronicles 7:14 (ESV) If My people who are called by My name humble themselves and pray and seek My face and turn from their wicked ways, then I will hear from heaven and will forgive their sin and heal their land.