Di tengah dunia yang terasa rusak, melelahkan, dan penuh ketegangan, kita sering bertanya: Bagaimana seharusnya kita memandang hidup dan dunia ini
Kejadian 1 mengajak kita kembali ke fondasi paling awal, bukan untuk memperdebatkan sains atau kronologi, tetapi untuk membentuk cara pandang kita terhadap kehidupan. Melalui kisah penciptaan, Alkitab menyatakan bahwa dunia ini diciptakan dengan baik, namun tidak untuk disembah; berharga, namun terbatas; rusak, namun tetap layak diperjuangkan.
Dalam kotbah ini, kita belajar melihat kehidupan dari lensa Kejadian 1:
bagaimana Injil menolong kita menikmati dunia tanpa diperbudak olehnya, menghadapi kehilangan tanpa hancur, memperlakukan sesama dengan kerendahan hati, dan tetap peduli pada dunia yang Allah kasihi.
Pada akhirnya, Kejadian 1 tidak hanya berbicara tentang awal dunia, tetapi menunjuk kepada Injil. Tentang Firman yang mencipta, Firman yang menjadi manusia, dan Firman yang mencipta ulang hidup kita di dalam Kristus. Melalui lensa ini, kita diajak membaca zaman dan menjalani kehidupan dengan pengharapan yang teguh.
Join us this Sunday!READING THE TIME through THE LENS OF GENESIS“MELIHAT KEHIDUPAN DARI LENSA KEJADIAN 1”
Sunday Service, 11 Januari 2026⏰ 08:00 | 10:30 | 13:00
📺 Live Streaming ➡️ www.gibeon.church
#genesisgibeonseries #gibeonchurchsby #bukantempatuntukorangsempurna #disempurnakanolehkuasainjil #gerejainjili #gerejasurabaya
Di dalam minggu ini, kami juga membahas tentang Perenungan Katekismus yang berisi
Pertanyaan Minggu ke-2
Siapakah Allah?
Jawaban
Allah adalah pencipta dan pemelihara setiap orang dan segala sesuatu. Dia kekal, tidak terbatas, dan tidak berubah dalam kekuatan dan kesempurnaan, kebaikan dan kemuliaan, kebijaksanaan, keadilan, dan kebenaranNya. Tidak ada yang terjadi kecuali melalui Dia dan atas kehendakNya.
Bacaan Ayat
Kolose 1:16-17 TB
[16]karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.
[17]Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia.